Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengosongan Pemukiman Yahudi di Jalur Gaza Berakhir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2005 02:23
Bagikan
Bagikan

 
Rabu, 24 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Ribuan pasukan Israel yang didukung unit-unit anti huru-hara Selasa, (23/8) kemarin, bergerak menuju dua pemukiman di Tepi Barat untuk mengevakuasi sekitar 2000 ekstrimis yang berusaha mencegah pengosongan pemukiman pertama di Tepi Barat.

Beberapa buldozer militer menumbangkan pintu gerbang pemukiman Homesh dan Sanur menandai masa akhir pembersian pemukim Yahudi.

Hanya dalam waktu sepekan, pengosongan pemukiman Yahudi di Jalur Gaza rampung dilaksanakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di depan publik dunia, drama pengosongannya menampilkan gambaran isak tangis dan jeritan pemukim Yahudi. Namun sebaliknya, warga Palestina bergembira karena bisa mengambil tanah mereka kembali setelah diserobot Yahudi.

Pemerintah Israel menunjukkan tekadnya untuk menentang setiap bentuk perlawanan dalam menerapkan kebijakan yang diputuskan parlemen dan disahkan oleh Mahkamah Tinggi.

Media lokal dan internasional menyebar luaskan gambar dan suara keseluruh dunia. Seolah ada tangisan massal. Lambang Holocaust dan ritual berkabung.

Ditayangkan pula pawai pemukim Yahudi  dari Netzarim, pemukiman terakhir yang dikosongkan, dengan memanggul  lilin tradisional.

Sementara itu, Presiden AS George W Bush menyatakan, penarikan Israel dari Jalur Gaza merupakan "sebuah langkah yang berani dan menyakitkan" yang bisa membantu menghidupkan lagi peta jalan menuju perdamaian Timur Tengah.

"Baik orang-orang Israel maupun Palestina telah memilih pemerintah yang memiliki komitmen bagi perdamaian dan kemajuan, dan jalan ke depan jelas: kita sedang bekerja untuk kembali ke peta jalan," katanya dalam pidato di depan sekitar 15.000 veteran.

Untuk pertama kalinya sejak perang enam hari pada tahun 1967, Israel meninggalkan wilayah Palestina yang didudukinya. Hingga saat ini, delapan ribu pemukim Yahudi di Jalur Gaza kembali ke negara Israel.

Meski pengosongan ini disambut suka kalangan Palestina, beberapa kelompok Yahudi justru menilainya sebagai propaganda pemerintah Israel.

Rabi David Fieldman dalam demontrasi bertajuk "Masyarakat Yahudi Anti-Zionis Amerika" justru melihat pengosongan itu hanyalah tipu muslihat Israel.

Karenanya, pemimpin Yahudi Amerika ini meminta kaum Yahudi yang kini menyerobot tanah Palestina harus keluar dari tanah Palestina alas an apapun. Menurutnya, tanah itu itu adalah tanah warga Palestina dan Yahudi tak punya hak. (dwwd/rtr/afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Media Kritik AS Campuri Penyusunan Konstitusi Iraq
Tulisan selanjutnya Yahudi Anti-Zionis Berdemo di Depan Markas PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara

Berita
23 September 2026 13:59
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?