Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Media Kritik AS Campuri Penyusunan Konstitusi Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Agustus 2005 23:50
Bagikan
Bagikan

Senin, 22 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Koran Tisyrin terbitan Suriah mengkritik intervensi AS atas proses penyusunan draft UUD Iraq. Koran terkemuka Suriah itu dalam edisi Sabtu kemarin menulis, Duta Besar AS untuk Iraq, Zalmay Khalilzad, selalu hadir dalam setiap sidang Dewan Nasional Iraq dan mencampuri segala urusan internal Iraq.

Sambil menyinggung ketidakpuasan masyarakat Iraq atas intervensi Zalmay Khalilzad dalam proses penyusunan draft UUD Iraq, koran Suriah itu menambahkan, kinerja para Dubes AS di Iraq, Lebanon, dan di berbagai negara lainnya selalu bertentangan dengan etika diplomasi.

Sebagaimana diketahui, Parlemen Iraq memperpanjang selama sepekan lagi batas waktu untuk menyelesaikan rancangan konstitusi, setelah komisi perancang dokumen itu gagal menyepakati sebuah piagam pada batas waktu hari Senin ini.

Wakil-wakil dari komunitas agama dan etnik Iraq berupaya menyepakati berbagai isu, termasuk peranan Islam dan struktur berbagi wewenang antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Perencanaan Iraq, Barham Saleh, mengatakan perpanjangan batas waktu untuk mencapai konsensus menunjukkan bangsa Iraq sangat serius menanggapi dokumen itu.

Sebelumnya, perempuan Iraq menggelar demonstrasi dan mendukung  Islam sebagai undang-undang dasar baru Iraq.

Para demonstran masih menuntut agar Islam dijadikan satu-satunya sumber  dalam penyusunan UUD baru di Iraq. Tentu saja, keinginan warga Muslim untuk kembali ke konstitusi Islam ini tak akan dibiarkan oleh negera asing. (cri/irib/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara AS Masih Akan Ditempatkan di Iraq Sampai 2009
Tulisan selanjutnya Pengosongan Pemukiman Yahudi di Jalur Gaza Berakhir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?