Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ribut “Poligami” di Komisi I DPR RI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 September 2005 05:47
Bagikan
Bagikan

Jum’at, 16 September 2005

Hidayatullah.com–Anggota Komisi I DPR dalam rapat dengar pendapat umum dengan aktivis dan pengurus institusi pembela hak asasi manusia (HAM) di DPR Jakarta, Kamis, sempat bersilang pendapat soal poligami yang dikaitkan dengan hak asasi perempuan.

Awal mula silang pendapat itu dipicu oleh pernyataan Ketua Komnas Perempuan Tati Trisnawati yang mengatakan bahwa poligami tidak sesuai dengan upaya penegakan hak-hak perempuan untuk memperoleh hak politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Kedatangan Tati ke DPR itu terkait dengan upaya Komisi I DPR untuk mendapat masukan dari masyarakat sebelum DPR meratifikasi Konvensi Internasional Hak Sipil, Politik, dan Konvensi Internasional Hak Ekonomi, Sosil dan Budaya.

Menurut Tati, poligami merupakan bukti bahwa hak-hak perempuan masih belum dihormati dan dipenuhi. Dia berharap bahwa dengan meratifikasi kedua konvensi itu, hak-hak perempuan akan lebih dihormati.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Setelah mendengar konsep poligami itu digugat oleh Tati, anggota Komisi I DPR dari Fraksi PPP Usamah Muhammad Al Hadar menyatakan bahwa poligami bukan hal yang negatif.

"Saya setuju poligami," kata Usamah. Poligami, tambahnya, baru menjadi problem ketika dipraktekkan secara keliru. "Jika suami mengabaikan hak istri pertama, di situ poligami menjadi problem," kata Usamah.

Tapi kalau suami dapat bertindak adil, poligami baik-baik saja. "Jangankan istri dua, empat pun boleh. Ini diatur Quran," kata Usamah.

Usamah menambahkan, jumlah wanita di Indonesia sekarang lebih banyak dari jumlah pria. "Kalau satu pria kawin satu, ada yang engak kebagian," katanya.

Setelah Usamah selesai berbicara, Wakil Ketua Komisi I DPR Effendy Choirie berseloroh: "Pak Usamah ini anak buahnya Hamzah Haz. Kalau anak buah Gus Dur, berbeda."

Tindakan berpoligami juga dibela AM Fatwa dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Pendapat Fatwa juga tidak jauh berbeda dari argumen Usamah. "Poligami itu tidak jadi masalah sebagai konsep tapi kalau prakteknya lain, itu letak masalahnya," katanya.

Tristanti Mitayani dari Fraksi PAN yang perempuan mengatakan bahwa dia tidak keberatan dengan poligami asal disetujui oleh istri tua.

"Kalau istri tua mau dimadu ya nggak apa-apa," katanya. Tristanti akan menentang poligami yang dilakukan dengan cara melanggar hak-hak perempuan, dalam hal ini hak istri tua. "Saya sendiri tidak keberatan dengan poligami," kata Tristanti sebagaimana dikutip Antara.

Atas nama HAM, para aktifis perempuan acap kebakaran jenggot dengan praktek poligami. Beberapa tahun lalu, sebua LSM sempat mengeluarkan laporan tokoh-tokoh politik ‘berperilaku buruk’.

Menariknya, dalam laporan itu, mereka memasukkan beberapa calon anggota dewan dari partai Islam sebagai ‘berperilaku buruk’ hanya karena diantara mereka mempraktekkan poligami. Di sisi lain, mereka tak pernah mengeluarkan tokoh-tokoh "berperilaku buruk" karena terbiasa bebas maksiat atau berselingkuh.

Di Indonesia praktek poligami memang tak dilarang. Namun tak semua umatnya mempraktekannya kecuali sedikit saja.

Sebelumnya, Praktek poligami sudah biasa terjadi di kalangan kiai-kiai di pesantren NU dan tak pernah ada masalah. Namun poligami tiba-tiba diributkan orang setelah masuknya paham gender dari Barat.  (ant/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gallup: “60 Persen Rakyat AS Yakin Pemerintahannya Tidak Aspiratif”
Tulisan selanjutnya Ratusan Tahanan Guantanamo Mogok Makan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?