Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Facebook Mengaku Amerika Minta Data Penggunanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juni 2013 10:31 10:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juni 2013 10:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Facebook hari Jumat (14/6/2013) mengungkap bahwa pihaknya menerima 9.000 sampai 10.000 permintaan tentang data penggunanya dari pihak berwenang Amerika Serikat, lansir AFP.

Permintaan-permintaan data itu antara lain terkait dengan kasus anak hilang, kejahatan kecil, hingga ancaman terorisme, atas sekitar 18.000-19.000 akun pengguna. Namun, Facebook tidak menjelaskan seberapa sering permintaan data pengguna situs jejaring sosial itu dilakukan oleh pihak keamanan AS.

Facebook yang sempat dituding sebagai kaki tangan intelijen AS membela tindakannya.

Perusahaan yang dipelopori oleh pemuda Yahudi Amerika itu mengaku berusaha menjaga informasi penggunanya, dengan hanya memberikan data sekedarnya atau lebih sedikit daripada yang diminta pihak kemananan AS. “Kami meresponnya hanya sebatas yang dituntut oleh undang-undang,” kata Ted Ullyot dari Facebook dalam pernyataannya.

Facebook berusaha mengatasi meluasnya kecaman publik atas situs jejaring sosial yang dikelolanya, setelah seorang pekerja kontrak untuk badan-badan intelijen pemerintah AS, Edward Snowden, mengungkap bahwa Facebook termasuk salah satu perusahaan besar internet yang menyerahkan data-data penggunanya kepada lembaga keamanan nasional AS, NSA, yang memiliki program intelijen bernama PRISM.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain Facebook, perusahaan yang menyerahkan datanya ke NSA antara lain Apple, Google, Microsoft dan Yahoo. Mereka tentu saja serentak membantah pihak keamanan AS masuk ke server miliknya.

Edward Snowden, pekerja kontrak yang menangani jaringan komputer NSA dan mengungkap adanya program intelijen pemerintah AS bersandi PRISM, juga mengungkap bahwa NSA menampung data rekaman komunikasi lewat telepon.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengurus Al-Watan Mesir Ramai-Ramai Mengundurkan Diri
Tulisan selanjutnya Muslim Inggris Ditusuk Saat Shalat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’

Berita
1 Oktober 2026 20:50
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?