Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puasa Selama Jam Malam di Kashmir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 September 2008 09:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Umat Islam di wilayah Kashmir yang dikuasai India terpaksa menjalani ibadah puasa dengan hidup prihatin. Pasalnya pemerintah India yang penduduknya mayoritas Hindu memberlakukan jam malam yang ketat di wilayah itu dan persediaan makanan yang terbatas.

“Kami menunggu Ramadhan seperti tahun-tahun lalu. Tapi karena jam malam, puasa kali ini sangat sulit dilalui,” ujar Reyaz Ahmad dari utara Kashmir.

Jam malam diberlakukan sejak 24 Agustus lalu untuk memblokir demonstrasi pro-independen yang dilakukan mayoritas Muslim di wilayah itu. Jam malam sempat dicabut selama empat jam pada 30 Agustus lalu untuk memberi kesempatan buat orang Kashmir membeli dan menyimpan persediaan pangan untuk puasa sebelum aturan itu diberlakukan lagi.

Jam malam juga menghentikan publikasi surat kabar lokal. Stasiun TV dan karyawannya juga diperintahkan untuk tidak menyiarkan program berita dan hanya menyiarkan hiburan saja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Arif Hussain dari Kota Srinagar mengeluh karena orang muslim Kashmir menderita di bawah kebijakan tahanan rumah.

“Kami berharap Ramadhan kali ini akan membawa perdamaian dan kebebasan untuk kami,” tambahnya.

Umat Islam Kashmir menderita kekurangan persediaan pangan dan komoditas utama lantaran blokade ekonomi di wilayah itu.

“Bila semua negara Islam menyambut dengan antusias akan datangnya bulan suci Ramadhan, kami, orang muslim di wilayah Kashmir yang dikuasai India dihadapkanpada berbagai persoalan lantaran ketiadaan komoditas utama. Kami bahkan tidak dapat melaksanakan salat khusus selama jam malam,” ujar seorang imam lokal di Kupwara.

Polisi melarang orang muslim untuk shalat Jumat pada pekan lalu. Sebagian besar masjid di kawasan itu ditutup karena masyarakat dipaksa untuk tetap berdiam diri di dalam rumah. Banyak warga Kashmir sulit menemukan makanan untuk puasa. Banyak toko di Srinagar, yang dihuni satu juta orang muslim, sudah kehabisan pasokan pangan.

Kashmir terbagi menjadi dua bagian yang masing-masing dikuasai India dan Pakistan. Sejak merdeka dari koloni Inggris pada 1947, India dan Pakistan terlibat tiga kali perang, dua di antaranya memperebutkan wilayah Kashmir. Pakistan dan PBB mendukung hak bagi rakyat Kashmir untuk menentukan masa depan mereka. Namun opsi ini ditolak New Delhi. [iol/tbt/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tren Makanan Berlabel Halal di China
Tulisan selanjutnya Puasa Pertama Dipadati Satu Juta Jamaah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hujan Deras Merendam Bangkok

Berita
26 September 2026 16:39
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?