Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tren Makanan Berlabel Halal di China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 September 2008 09:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Makanan berlabel halal sudah menjadi tren bagi masyarakat di dunia, termasuk di wilayah otonomi khusus Xinjiang, China barat laut, mengingat sebagian besar penduduk di wilayah itu beragama Islam.

”Sekarang ada kecenderungan makanan berlabel halal menjadi keharusan. Makanan halal mempunyai pasar potensial di China, khususnya di Xinjiang, mengingat masyarakat setempat sangat menghendaki setiap makanan ada label halal,”kata Atase Perdagangan Beijing Imbang Listiyadi di Urumqi, ibu kota Xinjiang,kemarin.

Hal tersebut dikemukakan di sela-sela penyelenggaraan Urumqi Fair 2008 yang berlangsung pada 1–4 September dan diikuti 12 negara, termasuk Indonesia, di samping sejumlah perusahaan lokal dari berbagai provinsi di China.

Oleh sebab itu, menurutnya, keberadaan badan yang berhak mengeluarkan sertifikasi halal di Indonesia yang diakui internasional sangat penting agar produk makanan Indonesia bisa masuk ke pasar Xinjiang khususnya dan China umumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dari hasil pengamatan Atase Perdagangan Beijing, kecenderungan masyarakat di China, terutama di kalangan umat Islam, label halal pada kemasan makanan merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. Sejumlah produk makanan impor yang masuk Xinjiang seperti dari Thailand dan Malaysia diwajibkan mencantumkan label halal dalam kemasan agar dapat diterima oleh masyarakat setempat.

”Demikian pula untuk produk makanan dari sejumlah negara Asia lain, label halal juga sudah harus dicantumkan, tidak peduli apakah produk tersebut berasal dari negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam,” katanya.

Indonesia sendiri, kata Imbang, sampai kini belum memiliki lembaga yang berhak mengeluarkan sertifikat halal yang sudah diakui internasional sehingga sejumlah negara yang ingin mencantumkan label halal masih harus melakukan ke Malaysia.

Saat ini, tambahnya, Malaysia sudah memiliki lembaga yang berhak mengeluarkan sertifikat halal pada produk makanan dan itu sudah banyak dimanfaatkan oleh perusahaan makanan dari berbagai negara, khususnya di Asia.

”Kondisi ini sesungguhnya sangat memprihatinkan mengingat penduduk muslim terbanyak ada di Indonesia. Kalau Indonesia memiliki lembaga yang sudah diakui internasional, maka hal itu adalah peluang tersendiri bagi kita,”kata Imbang.

Ia mengakui,di Indonesia memang sudah ada badan yang berhak mengeluarkan sertifikat halal,yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI), tapi hal itu belum diakui internasional. Keberadaan lembaga itu di Indonesia saat ini dinilai sangat mendesak.[ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar Dari Musharraf Dan Saakashvili [3]
Tulisan selanjutnya Puasa Selama Jam Malam di Kashmir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?