Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ulama Harus Mempertahankan Syariat Islam di Aceh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Desember 2008 02:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pernyataan ini disampaikan Fraksi PPP DPR Aceh Burhanuddin saat menyampaikan pendapat akhir laporan pertanggungjawaban Gubernur tentang perhitungan APBA 2007 di Banda Aceh, akhir pekan lalu.

Wakil Sekretaris FPP DPRA ini mengajak Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan semua stakeholder di daerah itu agar sepenuh hati menjaga dan mengamankan pelaksanaan syariat Islam, karena masih ada kelompok tertentu yang tidak senang dengan hukum tersebut.

Menurut Burhanuddin, Pemerintah dan ulama Aceh harus waspada munculnya sejumlah orang yang menyepelekan dan mencari berbagai alasan untuk mempertentangkan pelaksanaan syariat Islam.

Lebih ironis lagi, katanya, ada orang yang seharusnya memfasilitasi pelaksanaan syariat Islam, justru dengan kekuasaannya mempengaruhi untuk menghalang-halangi pelaksanaan putusan pengadilan Mahkamah Syar’iyah agar tidak dijalankan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Disebutkan, meskipun Dinas Syariat Islam telah lama lahir, akan tetapi yang dirasakan gema dan kiprahnya seakan tenggelam dan amat lemah dalam melakukan perannya, sehingga setiap hari begitu banyak perilaku dan perbuatan yang melawan syariat terjadi di Aceh.

FPPP juga mengajak dan meminta pemerintah mencermati tujuan akhir yang ingin didapat oleh suatu polling SMS tentang respon dan harapan masyarakat terhadap implementasi syariat Islam di Aceh tahun 2008 yang dilakukan oleh Yayasan Insan Citra Madani dan Kemitraan (Partnership).

Ia mengingatkan agar polling SMS ini tidak dimaksudkan untuk mencari data yang sedikit ilmiah yang bertujuan mendiskreditkan pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

“Dalam konteks ini Dinas Syariat Islam diminta mencermati dengan sungguh-sungguh terhadap berbagai fenomena pelaksanaan syariat Islam di Aceh,” kata Burhanuddin.

Fraksi PPP DPR Aceh juga menyarankan agar bantuan operasional untuk masjid dan meunasah (musala) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada tahun 2009 diberikan secara merata guna menunjang pelaksanaan syariat Islam di pedesaan.

All Out

Sebelum ini, seorang pakah hadits Indonesia, Dr Daud Rasyid Sitorus pernah mengatakan adanya pragtisme kalangan Islam dalam membantu penerapan Syariat Islam di NAD. Menurut Daud Rasyid, kegagalan disebabkan karena ketidakseriusan parpol Islam dalam berjuang dan lebih memikirkan kepentingan sempit partainya.

“Artinya dunia lebih mendapat tempat di hati mereka ketimbang idealisme perjuangan. Masyumi dulu mengedepankan idealisme itu daripada pertimbangan politik pragmatis. Itulah yang disebut dengan ‘politik Islam’,” ujar Daud Rasyid sebagaimana ditulis dalam situs resminya.

Seharusnya, menurut Daud Rasyid, Aceh seharusnya menjadi pilot project bagi perjuangan syari’at. “Alangkah indahnya jika seluruh kalangan all-out membenahi penerapan syari’at di Aceh, agar menjadi pemikat bagi daerah lain, mulai dari perangkat hukumnya, sampai menjaga image positif terhadap syari’at.”

Sayangnya, ujar Daud, pelaksanaan syari’at di Aceh seperti kurang mendapat dukungan dari parpol Islam sendiri. Parpol sibuk dengan agendanya sendiri seperti pilkada yang menelan energi dan dana, persiapan 2009. Repotnya lagi, di tengah-tengah itu, sejumlah LSM sedang berusaha “menggagalkan” syariat di Aceh dengan menggambarkan syariat di Aceh dengan image yang buruk, berita-berita miring tentang pelaksanaan syariat. Belum lagi cengkeraman asing pasca Tsunami. [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehMUIold migrateSyariatulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapolri Usut Jendral yang Bekingi Judi
Tulisan selanjutnya Syeikh Al Zawahiri Sebut Amrozi CS “Pahlawan Tabah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?