Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Andi: Belum Saatnya Orang Sulawesi Jadi Presiden

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Februari 2009 11:32
Bagikan
Bagikan

hidayatullah.com–Trio bersaudara, Choel Mallarangeng, Andi Alifian Mallarangeng, dan Rizal Mallarangeng, memberikan pernyataan saat menggelar jumpa pers di Hotel Imperial, Makassar, kemarin.

Dalam jumpa pers itu,  Andi Alifian Mallarangeng yang Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengatakan, putra Sulawesi Selatan (Sulsel) belum waktunya menjadi pemimpin di negeri ini karena masih ada calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang lebih baik selain orang Sulsel.

Alifian menegaskan hal itu di hadapan sekitar 3.000-an simpatisan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono saat kampanye dialogis di Gedung Olahraga Mattoanging Andi Mattalata, Makassar, Rabu (1/7) kemarin.

Pernyataan soal presiden itu dipertegas lagi oleh Alifian yang juga Juru Bicara Tim Kampanye SBY-Boediono, ketika Tribun menanyakannya kembali usai jumpa pers di Hotel Imperial Aryaduta, usai kampanye.

Alifian menegaskan bahwa saat ini belum saatnya orang Sulsel menjadi presiden karena pasangan SBY-Boediono masih lebih baik dibandingkan pasangan lainnya, termasuk capres Jusuf Kalla (JK) yang berasal dari Sulsel.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mengenai alasannya mendukung pasangan SBY-Boediono dan tidak memilih orang yang berasal dari Bugis-Makassar, juru  bicara kepresidenan ini mengatakan selalu memegang prinsip yang tersirat dari pepatah Bugis Makassar, Maradeka to Ugie Adenna Napopuang, yang artinya orang Bugis merdeka dan hanya adat atau nilai yang diagungkan.

“Oleh karena itu, orang Sulsel harus menentukan orang yang terbaik dan objektif dalam memilih capres yang terbaik. Kita bukan memilih gubernur yang namanya Syahril. Yang kita pilih  adalah presiden yang bisa mengelola negeri ini,” terang Alifian.

Pernyataan Alifian ini mengundang reaksi dari dua cendekiawan Sulsel, Prof Dr dr Dali Amiruddin SpKK(K) dan Prof Dr Qasim Mathar MA. Keduanya menilai, pernyataan Alifian kurang etis sebagai seorang anak muda asal Sulsel yang sedang melejit di kancah nasional.

“Dalam budaya Bugis-Makassar dikenal hukum  ri paoppangi tanah. Hukuman ini dianggap salah satu hukuman tertinggi bagi seorang bangsawan Bugis yang bersalah. Jika tidak bisa dialirkan darahnya (dibunuh), maka hukuman baginya adalah ri paoppangi tanah atau diharamkan lagi menginjakkan kakinya di Tanah Bugis karena menyudutkan tokoh Bugis,” tegas Qasim yang juga Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar ini.

“Dia (Alifian) dan adiknya, Rizal, cukup cerdas menyerang daerah Bugis. Kedua kakak-adik itu masuk ke ranah sensitif, soal suku, apalagi dikatakan suku Bugis tidak atau belum bisa menjadi presiden,” ujar Qasim.

Menurutnya, “serangan” yang dilontarkan Mallarangeng bersaduara langsung ke titik yang bisa membuat orang Bugis kehilangan kontrol. Apalagi, jika yang kehilangan kontrol adalah tim JK-Wiranto.

Yang dilakukan  adalah menciptakan kekacauan psikologis dan mendorongnya agar yang diserang menjadi sangat emosional.

“Alifian Mallarangeng tidak seharusnya berbicara seperti itu. Semua orang berhak menjadi presiden, apakah dia Bugis atau Jawa,” kata Dali Amiruddin yang juga dokter spesialis kulit dan kelamin ini.

Menurut tokoh masyarakat Sidrap ini, Alifian seharusnya berpikir sebelum mengeluarkan ucapan dengan pertimbangan, apakah ucapannya masuk akal atau tidak?

“Kualitas seseorang dapat kita lihat dari apa yang dia keluarkan dari mulutnya. Sekarang silakan Anda menilai, Alifian bagaimana? Jika Alifian seorang cendekia, harusnya ia berbicara seperti seorang cendekia,” kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas ini.  [trb/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai Kristen Swiss Kampanyekan Larangan Menara Masjid
Tulisan selanjutnya Dewan Fatwa Muslim Eropa Gelar Konferensi di Istanbul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?