Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ketua Al Kahfi: Susilo Bertugas Mengelola Ternak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 September 2009 13:19
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com—Tewasnya Noordin M Top ikut menyeret nama Susilo atau juga dipanggil Susilo Adib, yang merupakan salah satu karyawan Pondok Pesantren Al-Kahfi Surakarta.
 Dalam jumpa pers yang digelar di pondok setempat, Kamis (17/9) kemarin,  Ketua Pondok Pesantren Al-Kahfi Surakarta membenarkan bahwa Agus Susilo Adib masuk sebagai santri di ponpes itu sejak tahun 2002. Kemudian sejak Februari 2008, Susilo diberi tugas mengelola ternak sapi milik ponpes.
 Sunoto yang didamping Tim Pembela Muslim, Budi Kuswanto, yang ditunjuk Ketua Pondok Pesantren Al Kahfi, mengatakan,  selama ini, Susilo amanah mengurus ternak milik yayasan.
 “Sehingga selama itu pula Susilo tidak pernah bepergian jauh maupun minta izin dalam waktu yang lama karena dia mengurus ternak dengan jam kerja penuh,” kata Sunoto.
 Dalam kesempatan itu, Kuswanto meminta agar persoalan terkait penggerebekan di Mojosongo tersebut tak dikait-kaitkan dengan  Ponpes Al Kahfi. Hingga saat ini, katanya, TPM masih menanti proses hukum berjalan secara wajar dan jernih. ”Kami tak bisa memberikan penilaian atas penggerebekan itu, apakah itu terkait teroris atau tidak. Yang jelas, penumpasan teroris harus tetap menjunjung tinggi HAM,” paparnya.
 Menurut Sunoto,  Susilo   masuk ke Ponpes Al Kahfi sejak Februari tahun 2002. Saat itu, Susilo masuk kelas 1 Madrasah Aliyah Ponpes. Tahun 2005, Susilo lulus dari Ponpes Al Kahfi dan kembali lagi ke Ponpes sebagai pengajar sekaligus mencari rumput ternak di Ponpes tahun 2008.
 ”Karena, di Pondok Al Kahfi ini kegiatan para santri sangat padat dan diajari juga berwirausaha. Salah satunya ternak sapi yang jumlahnya mencapai 31 ekor,” jelasnya.
 Sementara itu, orangtua Putri Munawaroh dan Susilo Adib dibawa ke Ponpes Al Kahfi sejak pukul 09.30 WIB. Menurut Sunoto, mereka dibawa ke Ponpes untuk diambil darah guna tes DNA. [sol/kom/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LSM PHP: “Qanun Jinayat” Di NAD Tegakkan Wibawa Hukum
Tulisan selanjutnya Presiden Beri Selamat Polri, AS dan Australia Memuji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?