Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Izin “Suap” Pejuang Taliban dari AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2009 22:10
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–Militer Amerika akan diperkenankan membayar pejuang Taliban yang tidak lagi menggunakan tindak kekerasan untuk melawan pemerintah Afghanistan.
Ketentuan ini dicantumkan dalam legislasi yang akan ditandatangani oleh Presiden Barack Obama, baru-bari ini.
 Pembayaran imbalan ini sudah pernah dilakukan oleh para panglima Amerika di Iraq untuk membujuk pemberontak agar membelot ke pihak mereka, tapi ini kali pertama taktik ini resmi diberlakukan di Afghanistan.
 Program Tanggap Darurat Panglima, CERP, dibentuk untuk memberi militer Amerika Serikat sarana untuk untuk membuka jalan, menggali sumur, dan memberikan bantuan kemanusiaan lain yang bersifat mendesak ke warga Iraq dan Afghanistan.
 Namun, di Iraq, dana itu juga bisa disalurkan kepada pejuang, asal mereka mau membelot. Pendukung skema CERP menyatakan, taktik ini memungkinkan sekitar 90 ribu warga Iraq yang sebelummya bersikap bermusuhan membentuk milisi lokal dan melindungi daerah dari militan.
 Skema ini dianggap ikut mengurangi tingkat tindak kekerasan di Iraq.
 Salah satu Klausul dalam RUU undang-undang anggara belanja pertahanan tahunan menyatakan, mereka boleh menggunakan dana tersebut untuk mendukung “reintegrasi ke masyarakat Afghanistan” orang-orang yang meninggalkan tindak kekerasan untuk melawan pemerintah “boneka” AS.
 Total 1, 3 miliar dollar AS telah dianggarkan untuk belanja tersebut, meski belum ada besaran ditetapkan untuk pos program reintegrasi.
 Ketua Komite Angkatan Bersenjata pada Senat Amerika, Senator Carl Levin mengatakan, dia menghendaki dana itu dipergunakan untuk membayar para mantan pejuang taliban untuk melindungi warga masyarakat mereka. Masalahnya, bisakah program ini bisa berjalan sukses diterapkan pada Taliban yang dikenal sangat bersemangat “memburu” tentara AS? [bbc/hidayatullah.com]
  foto: kendaraan tentara AS dibom Taliban

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Oikumenis Kristen Yerusalem Ajak Muslim Bahas Zionisme
Tulisan selanjutnya Pupuk Kaltim Terbitkan Sukuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’

Berita
27 Oktober 2026 14:42
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?