Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia Lebih Kejam Kepada Anak Sendiri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Maret 2010 18:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah kerap mencitrakan diri dengan sangat populis agar dalam menghadapi persoalan bangsa selalu mengedepankan dialog, bukan mempertontonkan sadisme, dan kekerasan. Kenyataannya, pemerintah telah melakukan pencideraan terhadap urgensi dialog itu sendiri.

Hal itu diungkapan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto, terkait dilakukannya penembakan terhadap orang yang disangka “teroris”.

”Kenapa kepada rakyat sendiri kita begitu sadisnya. Padahal mereka baru diduga. Ditangkap hidup-hidup saja sebenarnya bisa. Tapi ini, masih bergerak sedikit, ditembak lagi,” kata Ismail, dalam perbincangan dengan Hidayatullah.com, Senin (15/3).

Hal tersebut, lanjut Ismail, merupakan tragedi besar bagi sebuah bangsa yang bernama Indonesia yang acap kali mengangkat jargon dialogisme yang sehat.

”Sehingga saya melihat, bangsa ini bagaikan bangsa yang tidak mengenal dialog. Saya melihat ini lebih kepada kepentingan elit sebetulnya,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Terkait dengan pernyataan beberapa tokoh yang menilai kunjungan Obama ke Indonesia dalam beberapa hari ke depan, yang mengatakan tidak perlu ada penolakan dan Obama tetap mesti diterima sebagai seorang tamu, di mata Ismail, hal itu tidak masalah.

Namun, menurut Ismail, sikap penolakan terhadap kedatangan Obama adalah dari sisi mana seseorang melihatnya.

Ada dua jenis tamu, kata Ismail. Yakni tamu bermasalah dan tamu yang baik. Dalam hal ini, Obama digolongkan sebagai tamu yang bermasalah dengan kebijakan-kebijakan pemerintahannya yang banyak mencederai umat Islam di berbagai negeri.

”Tergantung kita melihat Obama seperti apa. Kami menilai Obama adalah penjajah dan telah melakukan kemungkaran, maka kami tolak,” katanya.

Argumentasi salah satu tokoh publik yang melansir hadits Nabi SAW bahwa tamu kafir tetap harus diterima, kata Ismail, seharusnya hadits yang dipakai bukan itu.

Dalam hadits Nabi SAW juga, jelas Ismail, diperintahkan agar jika melihat kemungkaran maka tolaklah dengan kemampuan yang dimiliki.

”Inilah yang seharusnya dipakai. Kita tolak kemungkaran Obama,” pungkasnya. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakindonesiaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Silajdzic Bicarakan Ganic di Saudi
Tulisan selanjutnya Soal Kebenaran, Benarkah Relatif?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?