Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemuda Muhammadiyah Surabaya Tolak Film “Menculik Miyabi”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Mei 2010 13:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya meminta kepada pemerintah agar segera menarik film berjudul “Menculik Miyabi” yang sudah beredar di beberapa bioskop sejak 6 Mei 2010.

Ketua DPD Pemuda Muhammadiyah Surabaya, Muhammad Jemadi, di Surabaya, Sabtu (8/5), mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan diloloskannya film Menculik Miyabi yang dulu pernah diprotes berbagai organisasi Islam di Indonesia sehingga diurungkan pengambilan gambarnya.

“Tapi sekarang buktinya apa? Film itu sudah jadi dan lolos sensor,” ujarnya.

Menurut dia, dengan ditayangkannya film tersebut di bioskop, dikhawatirkan bisa mempengaruhi moral pemuda dan masyarakat Indonesia.

Meski bukan film porno, lanjut dia, tapi yang menjadi pemeran itu bintang film porno. Pasti itu sangat berpengaruh, apalagi filmnya bukan film yang mendidik.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pihaknya justru sangat mengapresiasi karya film seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, King, dan beberapa film mendidik lainnya. “Film-film seperti itulah yang seharusnya ditayangkan dan dinikmati anak muda Indonesia,” katanya.

Untuk itu Pemuda Muhammadiyah meminta kepada pemerintah agar segera menarik peredaran film yang juga dibintangi aktor muda Nicky Tirta tersebut.

Samarinda Tunggu Fatwa

Di Samarinda, Front Pembela Islam (FPI) tidak akan melakukan aksi sweeping sebelum ada fatwa Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda terkait film Menculik Miyabi.

“Kami belum menerima instruksi dari FPI Pusat terkait film itu (Menculik Miyabi). Namun, jika ada fatwa dari MUI Samarinda yang menyebut bahwa film itu haram, kami siap melakukan aksi untuk melarang pemutaran film Miyabi itu di Samarinda,” kata Ketua FPI Samarinda, Arbiansyah.

FPI, kata dia, akan tetap tunduk pada fatwa MUI terkait film Menculik Miyai tersebut.

“Kami tidak ada urusan dengan produser film itu, sebab FPI hanya tunduk pada ulama. Fatwa apapun yang dikeluarkan MUI, akan kami jalankan,” tegas Ketua FPI Samarinda itu.

Ketua FPI Samarinda itu juga mengaku belum bisa memastikan, apakah film Menculik Miyabi tersebut mengandung unsur porno atau tidak.

“Saya belum bisa mengatakan, apakah film itu melanggar ketentuan agama atau tidak sebab belum melihat secara langsung. Sebelum diputar untuk umum, kami meminta agar film itu disaksikan terlebih dahulu oleh pihak MUI, Pemkot Samarinda, serta elemen masyarakat lainnya,” kata Arbiansyah.

Hal senada disampaikan Ketua MUI Samarinda, KH. Zaini Naim.

“Saya belum bisa mengatakan, apakah film itu mengandung unsur porno atau tidak, sebab belum melihat secara langsung. Kami (MUI) tidak bisa gegabah memutuskan sesuatu tanpa melihat isinya,” ujar KH Zaini Naim.

Ketua MUI Samarinda itu meminta produser film itu dan pengelola bioskop di Samarinda agar memperlihatkan terlebih dahulu film itu kepada MUI dan pemerintah, sebelum diputar secara umum.

“Seperti film Suster Keramas yang sempat kami tolak itu. Jadi, sebelum film itu diputar, pihak produser dan bioskop terlebih dahulu memperlihatkan film itu kepada MUI, Pemkot Samarinda, bahkan pihak Poltabes Samarinda, untuk menilai apakah film itu layak dipertontonkan atau tidak,” katanya.

“Jadi, kami baru bisa memutuskan apakah film itu bisa disaksikan masyarakat atau tidak setelah mengkaji bersama pihak terkait,” kata Ketua MUI Samarinda tersebut.

Pada akhir 2009 lalu MUI Samarinda sempat menolak pemutaran film Suster Keramas yang dibintangi artis porno asal Jepang, Rin Sakuragi.

Produser Suster Keramas dan Menculik Miyabi, Ody Mulya, sempat datang ke Samarinda dan secara khusus menemui KH. Zaini Naim untuk menanyakan alasan penolakan Ketua MUI Samarinda terkait film garapan Maxima Pctures yang dinilai berbau porno itu.

Namun, walaupun KH. Zaini Naim menilai film itu mengandung unsur porno, film Suster Keramas sempat diputar secara umum di Bioskop 21 Samarinda Central Plaza. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PLO Setuju Perundingan Tidak Langsung Palestina-Israel
Tulisan selanjutnya Muktamar Mardin Bahas Penyelewengan Fatwa Ibnu Taimiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?