Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tim Penyelidik Independen Israel Mungkin Sulit Netral

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juni 2010 12:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di bawah tekanan internasional, Israel akhirnya  membentuk sendiri tim penyelidik independen atas kasus serangan pasukan mematikan terhadap rombongan kapal bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Mavi Marmara.

Usulan tim penyelidikan internal ini disepakati oleh kabinet Israel pada hari Senin (14/6) kemarin.
 “Keputusan pemerintah akan menegaskan kepada dunia bahwa Israel bertindak secara legal, bertanggung jawab dan secara transparan,” begitu klaim Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu seperti dilaporkan koran Yahudi, Haaretz.
 Sebelumnya Israel menolak usulan yang diajukan PBB agar dilakukan penyelidikan internasional.
 Tapi jangan kaget jika kelak, tim bentukan Israel ini tak bisa bersikap independen alias netral. Sebab, keduanya dinilai sangat memiliki hubungan erat dengan Israel dan Amerika.
 Dua pengamat internasional yang diajukan Israel itu adalah;  David Trimble, mantan pemimpin Partai Ulster Unionis, dan Ken Watkin, seorang mantan hakim pengadilan militer dari Kanada.    David Trimble adalah seorang politikus Irlandia Utara dan peraih hadiah Nobel Perdamaian. Bersama dengan mantan Perdana Menteri Spanyol, Jose Maria Aznar, bulan lalu, David meluncurkan program baru bernama, “Friends of Israel Initiative,” sebuah proyek untuk membela hak Israel.
 Saat usai bertemu dengan Nicolas Sarkozy, presiden Perancis, Mahmoud Abbas, mengatakan, pembentukan komite internal bentukan Israel ini tidak akan bisa memenuhi tuntutan PBB.

Sembilan aktivis kemanusiaan asal Turki tewas ketika pasukan komando Israel menyerang konvoi kapal yang berada di perairan internasional pada tanggal 31 Mei.
 Amerika dipastikan mengekor dibalik Israel. Washington bahkan menyambut baik pengumuman itu dan menyebutnya sebagai sebuah langkah maju yang penting.
 Namun Turki, di mana banyak warganya ikut menjadi kebrutalan Israelmengatakan, tim bentukan apapun dilaksanakan oleh Israel tidak punya nilai.
 Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davugolu mengatakan mereka “tidak sepenuhnya percaya kalau Israel akan melakukan penyelidikan yang tidak berpihak.”
 Karenanya Turki tetap mengharapkan penyelidikan internasional dan akan mengkaji kembali hubungan dengan Israel jika tuntutan itu tidak bisa dipenuhi.
 “Kami mendesak komite penyelidikan harus internasional dan dibentuk di bawah kendali PBB. Penyelidikan sepihak apapun yang dilaksanakan oleh Israel tidak punya nilai bagi kami.”
 Sebelumnya, Turki sudah menarik duta besarnya di Israel dan membatalkan latihan militer bersama walau hingga saat ini belum menurunkan skala hubungan dengan Israel.  [nyt/jpost/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI Desak Polisi Tangkap Artis yang Diduga Pelaku Video Porno
Tulisan selanjutnya DDIIA Bina Ratusan Muallaf Perbatasan Aceh-Sumut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?