Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Istri Kedua Asaari Muhammad Pimpin “Darul Arqam”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Juli 2010 12:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hatijah Aam, isteri kedua Asaari Muhammad, dilaporkan mengambil alih tugas melanjutkan ajaran Al-Arqam, yang kini telah berganti nama menjadi Global Ikhwan.
 Hatijah, yang kini dikabarkan berada di Yordania, telah mengganti kepemimpinan sepeninggal Ustad Asaari Muhammad yang telah berpulang pada bulan Mei lalu. Hatijah, 56 tahun, dikenal dengan sebagai ‘Ummu Jah’ itu dikatakan telah keluar dari Malaysia pada Juni lalu tanpa melalui pemeriksaan imigrasi dengan menggunakan jalan tikus ke selatan Thailand menuju Bangkok.
 Menurut bekas Penasihat Undang-undang Al-Arqam, Zabidi Mohd., pihaknya mendapat informasi bahwa wanita itu telah mengadakan pertemuan dengan para pengikutnya di Trang, Selatan Thailand.
 “Bagaimanapun saya bukan pihak yang berkelayakan untuk membuat pengesahan sebaliknya Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) atau pihak berkuasa yang lain boleh berbuat demikian,” dikutip Utusan Malaysia hari Sabtu, 24 Juli hari lalu. Zabidi yang pernah ditahan di bawah Akta Keselamatan Dalam Negeri (ISA) karena terlibat Al-Arqam menyatakan, pihaknya amat setuju dengan penggunaan istilah ajaran ‘Ummu Jah’ karena semua faham kacau timbul selepas Asaari tidak lagi berperan dalam gerakan ini setelah diserang stroke pada Januari 2006.
 “Sejak dari itu Asaari hanya mampu terbaring manakala segala arahan serta percaturan ditentukan oleh Hatijah karena sejak diserang penyakit itu sehingga kematiannya Mei lalu, Asaari tidak pernah membuat kenyataan sebaliknya yang muncul adalah Hatijah. Saya setuju gunakan istilah ajaran ‘Ummu Jah’ karena ia selaras dengan kaedah para ulama apabila berdepan ajaran sesat iaitu menamakan ajaran itu. Misalnya, faham Haji Khahar atau Ayah Pin,” katanya.
 Klub Poligami
 Wajah Hatijah Aam sempat menghiasai berbagai media asing pada  bulan Agustus 2009 lalu, ketia meluncurkan klub pasangan poligami di Malaysia, Ikhwan Polygamy Club. Klub ini dinilai sangat serius menggeluti masalah poligami. Terlihat dari pengelola klub yang berbentuk badan usaha perusahaan, Global Ikhwan Sdn Bhd.
 “Kami ingin mengubah persepsi masyarakat tentang poligami, agar dipandang sebagai sesuatu yang indah dan bukan sesuatu yang menjijikkan,” demikian kata Hatijah Aam, katanya kala itu.
 Sebagaimana diketahui, Darul Arqam yang dibawa Ust. Abuya Ashaari Muhammad at Tammimi berkembang ke Malaysia pada 1968. Di penghujung tahun 1990-1994, pengikut Al-Arqam tak hanya berada di malaysia, di negeri-negeri kawasan Asia, seperti; di Indonesia, Thailand Selatan (pattani ), Filipina Selatan (Moro) jumlah pengikutnya semakin banyak dan terus menyebar.
 Entah karena terancam, tepatnya tahun 1994, organisasi ini dibubarkan oleh pemerintah Malaysia pimpinan Mahathir Muhammad kala itu. Ashaari Muhammad kemudian dipenjarakan. Meski demikian, kegiatan jamaah nya masih terus berjalan dan beberapa kali ganti nama. Dari pernikahan Ashaari dengan empat orang istrinya, kini telah lahir sekitar 38 anak dan 200 cucu. [um/cha/hidayatullah.com] foto: Hatijah di tengah club poligami
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebagian Pemda Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadhan
Tulisan selanjutnya Kisah dari Dunia Karpet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?