Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

4.000 Pemimpin Kristen akan Berkumpul Bahas Penginjilan Abad 21

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Agustus 2010 17:31
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com—Tak kurang dari  4.000 pemimpin Kristiani dari 200 negara yang akan berkumpul untuk memusatkan pemikiran tentang masa depan Gereja dan penginjilan di abad 21.
 Pemimpin Kristiani dari seluruh dunia itu berencana akan berkumpul di Afrika Selatan Oktober mendatang akan mengadopsi dokumen baru setelah Perjanjian Lausanne yang bersejarah, sebuah manifesto injili yang dianggap sebagai salah satu dokumen-dokumen terpenting dalam Kristendom.
 Dokumen yang sangat dinantikan itu, dinamakan Komitmen Cape Town, akan “berakar pada sentralitas keunikan Kristus, dan autoritas Firman,” kata para pemimpin Gerakan Lausanne (Lausanne Movement), yang mencetuskan pertemuan di Cape Town bekerjasama dengan Aliansi Injili Dunia (World Evangelical Alliance).
Namun Lindsay Brown, direktur internasional Gerakan Lausanne mengatakan bahwa pernyataan itu akan menyediakan kaum injili definisi yang jelas mengenai sifat dan panggilan Gereja.
 “Ada ketidak-jelasan saat kita berbicara mengenai penginjilan dan Injil, terutama di Gereja Barat,” kata Brown saat mengumumkan dokumen.
“Kita harus memiliki persetujuan mengenai pesan yang kita proklamirkan,” tambahnya.
 Brown juga berharap pertemuan Cape Town 2010 akan berakhir dalam “panggilan segar ke Gereja di seluruh dunia untuk menanggung kesaksian akan Yesus Kristus
dan semua pengajarannya di seluruh dunia – tidak hanya secara geografis, tapi juga dalam berbagai sisi ide.”
 Cape Town 2010 akan menjadi Lausanne Congress internasional ketiga sejak komite itu dipimpin evangelis terkemuka Billy Graham pada pertemuan pertamanya di 1974, yang menarik lebih dari 2.700 pemimpin injili dari 150 negara dan akhirnya menghasilkan Perjanjian Lausanne.
 Untuk pertemuan mendatang, pemimpin yang berasosiasi dengan Gerakan Lausanne dan Aliansi Injili Dunia akan membahas dunia dan budaya saat ini untuk mengetahui dimana Gereja harus menginvestasikan usaha dan energinya untuk benar-benar efektif merespon panggilan Kristus untuk membawa Injil ke seluruh dunia dan memuridkan seluruh bangsa.
 “Sekarang adalah momen kritis untuk Gereja global, dengan tekanan dari luar dan perpecahan di dalam,” kata Doug Birdsall, kepala eksekutif Gerakan Lausanne. “Kita percaya Komitmen Cape Town akan menjadi panggilan jernih untuk persatuan diantara kebenaran dasar Injil lainnya.”

Chris Wright, direktur Langham Partnership International, diharapkan menjadi kepala arsitek Komitmen Cape Town yang akan berdiri di samping Perjanjian Lausanne (1974) dan Manifesto Manila (1989).

Tokoh Kristiani terkemuka John Stott, yang mendirikan Langham Partnership International, adalah mantan kepala arsitek dua dokumen terakhir.

Selain 4,000 pemimpin Kristiani yang akan menghadiri Cape Town 2010, ribuan diharapkan akan berpartisipasi melalui internet dan media lain. [chtp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Berita Foto] Jajanan Ramadhan Ramai
Tulisan selanjutnya Hati-hati, Ikan Asin Berformalin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?