Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Waspadai Krisis Politik Negara-Negara Timur Tengah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Maret 2011 09:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel mengawasi dengan seksama meluasnya pergolakan di Timur Tengah. Tapi, pejabat senior Israel bersikap hati-hati tapi optimis bahwa kawasan ini akan bergerak ke arah yang positif.

Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan pergolakan yang melanda Timur Tengah berbahaya bagi Israel namun juga membuka kesempatan untuk perdamaian.

Dalam wawancara dengan Radio Israel, Barak mengatakan Suriah telah mengisyaratkan bersedia melanjutkan perundingan damai, dan kalau demikian Israel siap menjadi mitra bagi Suriah.

Perundingan antara Israel dan Suriah ambruk tahun 2002 mengenai penarikan mundur Israel dari Dataran Tinggi Golan. Israel merebut dataran strategis itu dari Suriah dalam perang tahun 1967.

Barak juga mengecilkan pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memperingatkan bahwa militan Islamis bisa memanfaatkan perubahan politik di Mesir untuk meraih kekuasaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Israel khawatir tergulingnya Mubarak akan berpengaruh pada perjanjian damai Mesir-Israel.

Sebagian orang di Israel prihatin jika itu terjadi ada  kemungkinan Mesir akan membatalkan perjanjian perdamaian yang telah berlaku selama 32 tahun dengan Israel.

Barak mengatakan meskipun hal itu berbahaya, pergolakan yang menyingkirkan Presiden Mesir Hosni Mubarak tidak merupakan ancaman yang segera bagi Israel.

Saya tidak melihat gerakan gaya Khomeini di Mesir, kata Barak merujuk pada Ayatollah Khomeini yang memimpin Revolusi Islam Iran tahun 1979. Barak mengatakan Mesir tampaknya sedang mengarah pada reformasi demokrasi, dan angkatan darat yang dihormati rakyat Mesir ingin mempertahankan perjanjian damai dengan Israel.

Pada saat yang sama menteri pertahanan itu mengatakan Israel saat ini berada pada apa yang dikatakannya “lingkungan tetangga yang buruk”.

Barak mengatakan Timur Tengah merupakan kawasan yang penuh kekerasan dan tidak stabil, dimana tidak ada belas kasihan terhadap yang lemah. Israel harus tetap menjadi negara yang terkuat  secara militer di Timur Tengah karena seperti katanya “mereka yang tidak bisa membela diri sendiri tidak akan mendapat kesempatan kedua”.

Sebelum ini, anggota parlemen Israel, Benjamin Ben Eliezer mengatakan, AS tak menyadari bahaya yang mengancam Timur Tengah apabila pemilu demokratis digelar di Mesir dan kelompok Al Ikhwan al Muslimun (Ikhwan) menguasai parlemen Mesir.

PM Israel Benyamin Netanyahu dalam pidato di parlemen, pasca lengsernya Mubarak juga mengatakan,  sangat kecewa dengan sikap para sekutunya dan menyebut, Iran dapat memanfaatkan situasi di Mesir untuk menciptakan ”Gaza baru” pasca kemenangan revolusi rakyat mesir.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Diminta Dirikan STAIN di Kepulauan Riau
Tulisan selanjutnya Zionis Belanjakan Jutaan Dollar untuk ‘Perang’ via YouTube

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Pustaka

Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi

Pustaka
30 September 2026 10:35
Hujan Deras Merendam Bangkok
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam

Terbaru

  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?