Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Zionis Belanjakan Jutaan Dollar untuk ‘Perang’ via YouTube

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Maret 2011 09:32 9:32 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Maret 2011 09:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Angkatan bersenjata Zionis ‘Israel’ kembali melancarkan agresinya – kali ini bukan dengan rudal dan peluru, tapi dengan layar dan keyboard komputer dan wifi berkecepatan tinggi untuk memerangi musuh-musuhnya dalam sebuah ‘perang media baru’, demikian Electronic Intifada baru-baru ini.

Pada awal Februari lalu, jurubicara militer Zionis Avi Benayahu mengumumkan pihaknya menginvestasikan sekitar US$1,6 juta untuk melatih lebih dari 100 orang “pejuang media” Zionis yang akan menggunakan berbagai alat media sosial untuk membanjiri seluruh penjuru dunia dengan berbagai propaganda Zionis lewat Internet.

“Kami harus membangun kepercayaan publik (kepada kami), dan membantu kementerian luar negeri membangun legitimasi yang dibutuhkan angkatan bersenjata kami untuk melancarkan operasi militer di utara atau selatan,” demikian Benayahu dalam sebuah konferensi para neokonservatif yang disebut the Herzliya Conference, di Interdisciplinary Center, di Herzliya, awal bulan lalu.

Dalam konferensi itu, hadir tokoh-tokoh pemerintahan, bisnis dan akademisi Zionis dan Amerika, untuk membicarakan posisi negara penjajah itu dalam berbagai masalah lokal, regional dan global.

Benayahu sendiri membawakan topik pembahasan “Media Baru Sebagai Senjata Strategis,” dan menyatakan bahwa para serdadu pemerintahan penjajah itu terpaksa harus lebih sadar bahwa para pengguna media baru dapat mengawasi dan mendokumentasi semua gerak-gerik mereka.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Benayahu juga menyatakan, pemerintahan Zionis itu kini memprioritaskan berbagai sumber daya mereka bagi perang media baru itu.

Penjajah Zionis “menyempurnakan” kampanye “hasbara“-nya pada saat penyerangan brutalnya terhadap Gaza pada pergantian tahun 2008-1009. “Hasbara” – dari bahasa Ibrani yang berarti “penjelasan” – adalah istilah yang menggambarkan upaya propaganda Zionis untuk membuat masyarakat dunia mendukung kejahatan mereka. Berbagai alat media sosial seperti YouTube dan Facebook menjadi bagian dari persenjataan mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Waspadai Krisis Politik Negara-Negara Timur Tengah
Tulisan selanjutnya Inilah Orang-orang di Lingkaran Muammar Qadhafi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

Berita
30 Juni 2026 16:35
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?