Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Malaysia Satu Sikap Hadapi Pengaruh Gay

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 17 November 2011 09:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejak mencuat adanya berita  festival Gay di Malaysia, kini, berbagai kalangan negeri tetangga ini seolah sepakat bersatu untuk menolak.

Budiman Mohd Zodi, Wakil organisasi Malaysian Association of Youth Clubs (MAYC), dalam sebuat surat yang dikirim keredaksi BeritaHarian, Malaysia, ia mempertanyakan adanya keganjilan mengapa program-program ‘kebebesan seks’ seperti itu justru dipromosikan di Malaysia, yang nota-bene berpenduduk Islam.

“Mengapakah program seperti ini dipromosikan di Malaysia? Sebuah negara yang majoritas rakyatnya beragama Islam,” ujarnya Rabu, (16/11/2011) kemarin.

Ia bahkan mengungkapkan, sudah jelas UUD di malaysia pasal 3 (1) memperuntukkan Islam adalah agama persatuan. Di pentas dunia Malaysia juga dihormati sebagai sebuah negara Islam.

Baginya, tindakan bijak pihak kepolisian mengharamkan kelompok-kelompok gay atau lesbi mengadakan acara adalah sesuatu yang harus dipuji karena dinilai teelah membuat kerisauan masyarakat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jangan karena hanya sekelompok kecil yang menginginkan haknya lalu menenggelamkan hak kelompok mayoritas yang memberikan kesan kepada masyarakat, keluarga dan individu.”

Baginya, aktivitas LGBT ada sesuatu yang di luar norma masyarakat negara Malaysia.

Sementara itu, di harian yang sama, seorang pengacara Musa Awang, menuliskan bahwa kebebasan apapun tidaklah boleh melukai agama.

Menurutnya, meski di Malaysia ada undang-undang dan pasal yang menjamin kesetaraan untuk semua warga Malaysia dari segi undang-undang dan perlindungan dari diskriminasi atas dasar gender, kebebasan bersuara dan berpersatuan, namun dalam konteks perlembagaan, Islam sebagai agama persatuan harus dijadikan landasan utama.

“Kebanyakan agama di dunia melarang aktivitas seks bebas dan seks sesama jenis. Hak asasi tidak boleh melangkaui kehendak agama, karena agama yang membedakan manusia dengan binatang,” tulisnya.

Yang membedakan, menurut Musa, isu-isu hak asasi yang promosikan Barat hanya bersandarkan pada ideologi humanisme atau individualisme, sedang hak asasi menurut Islam bersandarkan kepada wahyu Allah SWT.
 
Jerat Hukum

Sebelum ini Politisi asal partai United Malays National Organisation (UMNO) ini menyatakan, banyak yang keliru menerjemahkan HAM. “Orang bicara tentang HAM, tapi ini bukan hak. Adalah kewajiban kita untuk menghentikannya. Selama ini, kita bertindak tapi tak ada payung hukumnya,” katanya.

Homoseksual adalah hal tabu di Malaysia. Pelaku tindak sodomi jika terbukti bersalah bisa dihukum hingga 20 tahun penjara. Dengan aturan baru nanti, setiap kegiatan yang berbau mendukung homoseksualitas bakal dilarang.

Di negara bagian Pahang, aturan ini juga bakal ditegakkan. Ulama setempat yang sangat disegani, Abdul Rahman Osman, pada harian The Star menyatakan perlunya melakukan tindakan bagi mereka yang berorientasi seksual menyimpang.

Pernyataan sikap masyarakat ini disampaikan sehubungan dengan rencana festival “Seksualitas Merdeka” yang seharusnya diluncurkan beberapa hari lalu namun pemerintah setempat keberatan karena penyelenggaraan festival kali ini menuai protes dari para politisi dan tokoh agama.

“Larangan festival ini melanggar hak dasar untuk berekspresi yang dijamin oleh hukum internasional dan konstitusi Malaysia,” kata Human Rights Watch dalam surat kepada Perdana Menteri Najib Razak, dilansir BBC (09/11/2011).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Bapak Shalat” atau “Bapak Puasa”
Tulisan selanjutnya Liga Arab Kasih Waktu 3 Hari Untuk Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?