Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hotel Yang Ditolak Ulama Aceh Milik Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Januari 2012 05:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aksi protes warga kota Banda Aceh semakin mencuat pekan ini, terkait rencana pembangunan sebuah hotel berbintang dan pusat perbelanjaan modern (mall) di dekat Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh.

Aksi protes ini dilakukan warga Aceh menyusul rencana pembangunan Hotel dan Mall milik jaringan bisnis AS di dekat Masjid Raya Baiturrahmah, Aceh.

Pengamat masalah-masalah perkotaan dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Hendro Saki mengatakan di Banda Aceh hari Senin (09/01/2012), salah satu yang cukup mengkhawatirkan, keberadaan mall akan mematikan masa depan pedagang kecil yang mayoritas bergerak di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), terutama para pedagang di kawasan pusat pasar tradisional, Pasar Aceh.

“Kehadiran mall itu mematikan ribuan sektor usaha kecil (UKM), pedagang-pedagang di situ. Kita harus dorong ulama (pemuka Muslim), Imam masjid Raya,” ujar Hendro dikutip Voice of America (VoA), Senin (09/01/2012).

Hendro menambahkan, pembangunan hotel dan mall di sekitar masjid Raya Baiturrahman berpotensi mengganggu pemandangan masjid secara teknis.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Namun, praktisi ekonomi alumni Universitas Syiah Kuala Abdul Quddus justru setuju jika di Serambi Makkah ini dibangun hotel dan mall. Ia bahkan mengaku optimis pembangunan hotel dan mall yang menelan investasi sekitar Rp 200 Miliar itu, akan mampu memberi kontribusi bagi peningakatan pendapatan asli daerah (PAD) terutama dari sektor wisata, serta akan menyerap cukup banyak tenaga profesional yang ada di Aceh.

”Tenaga kerja di Aceh saat sangat banyak menganggur. Kalau itu bisa dimanfaatkan, cukup banyak menyerap tenaga kerja.Hanya saja konsep daripada hotel dan mall itu yang harus dipertegas oleh pemerintah (kota).”

Kalangan pelaku bisnis wisata memperkirakan sedikitnya dibutuhkan lebih 60 hingga 70 orang tenaga profesional yang dapat mengisi formasi berbagai jenis pekerjaan untuk kebutuhan disetiap lantai mall dan hotel yang rencananya dibangun berstandar internasional itu.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Banda Aceh telah menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB) untuk pembangunan Best Western Hotel dan Mall, dengan nilai investasi sekitar Rp 200 Miliar. 

Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, pihaknya sampai sekarang mengapresiasi cukup positif seluruh masukan dari masyarakat.

“Saya akan memberikan masukan dan pandangan ini dalam (rapat-rapat ) pemerintahan kota Dalam hal ini perkembangannya setahu saya memang belum ada hal (kebijakan) apapun yang diterbitkan oleh pemerintah kota,” papar Illiza.

Sebelumnya, pihak pengembang (developer) mengatakan kepada pers, rencananya pembangunan Best Western Hotel dan Mall, dibangun 12 lantai, dengan tinggi bangunan sekitar 40 meter. Pihak pengembang berjanji akan menerapkan konsep pembangunan hotel dan mall yang bernuansa Islami. Lokasi hotel dan mall diperkirakan hanya berjarak sekitar 150 meter sebelah tenggara masjid raya.

Para pemerhati sejarah mengatakan, masjid Raya Baiturrahman, masjid kebanggaan rakyat Aceh itu, merupakan salah satu aset peradaban komunitas muslim dunia.

Dikutip Voice of America, beberapa praktisi infrastruktur mengatakan, jika jadi dibangun, Best Western Hotel dan Mall yang menelan investasi senilai Rp 200 Miliar itu merupakan milik salah sebuah jaringan bisnis dunia yang berpusat di Amerika Serikat.

Kalangan praktisi mengatakan, pembangunan Best Western Hotel dan Mall akan menjadi salah satu bentuk investasi infrastruktur sektor wisata terbesar pertama berstandar internasional yang pernah didirikan oleh salah satu jaringan bisnis dunia di pusat kota Banda Aceh, ibukota provinsi, yang telah lebih sembilan tahun lalu menerapkan Syariat Islam.

Sebelumnya, diberitakan media ini,  ulama, dari Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) menentang kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh tersebut.

Hari Jumat pekan lalu, Ketua Mejelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Profesor Muslim Ibrahim mengatakan, rencana pembangunan hotel dan mall di kawasan atau di lingkungan masjid Raya Baiturrahman itu dapat menganggu kehormatan masjid. Prof Muslim menyarankan hotel dan mall tetap dibangun namun memilih lokasi ditempat lain.*

Keterangan foto: Graffiti warga yang menolak rencana pembangunan Hotel Best Western dan Mall di dekat lokasi Masjid Raya Banda Aceh/voice of america

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HUDAislamMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PWNU Jatim Minta Tajul Muluk Juga Diadili
Tulisan selanjutnya Dualisme dan Penistaan Asma Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?