Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kristen Suriah Berpartisipasi dalam Revolusi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 Februari 2012 05:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ada kesan umat Kristen Suriah berdiri di sisi rezim Presiden Bashar Al-Assad, namun menurut jurubicara kelompok oposisi, Kristen Suriah juga terlibat aktif dalam revolusi lewat politik dan media.

George Sabra, jubir Dewan Nasional Suriah, dalam wawancara di acara Nuqtat Nizam di televisi Al Arabiya (03/02/2012), menjelaskan bahwa umat Kristen Suriah tidak berpartisipasi dalam revolusi secara massal.

Terkait dengan peran gereja, Sabra menjelaskan, alasan utama mengapa Kristen Suriah tidak turun ke jalan-jalan untuk berdemonstrasi adalah karena gereja tidak mengambil sikap yang jelas. Sejumlah tokoh gereja terdengar mengutarakan kekhawatirannya akan keadaan umat Kristen di Suriah.

Namun menurut Sabra, seharusnya Kristen Suriah tidak membandingkan nasib mereka dengan keadaan yang dialami umat Kristen di Iraq pascarezim Saddam Hussein. Sebab, sejarah Suriah berbeda dengan Iraq.

Sabra menambahkan, selama periode demokrasi, kehadiran umat Kristen di kancah politik melebihi kehadiran sosialnya, di mana jumlah populasi mereka rendah. Arti penting umat Kristen di bidang politik ditunjukkan dengan perannya dalam masyarakat, di mana mereka terlibat saat kondisi baik maupun buruk.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Terkait dominasi Al Ikhwan di Dewan Nasional, Sabra mengatakan bahwa kelompok Islam di Suriah bersifat moderat dan Al Ikhwan Suriah sendiri menyatakan sebagai kekuatan yang moderat.

Di pihak lain, Sabra menyanggah pernyataan Uskup Agung Katolik Roma di Aleppo Jean Jean-Bert yang menyatakan bahwa ia tidak mempercayai otoritas Sunni (Muslim) ekstrimis. Menurut Sabra, pernyataan itu keliru, sebab pada awal masa kemerdekaan Suriah di pertengahan tahun 1940-an, Muslim dalam beberapa kesempatan menominasikan perdana menteri dan jurubicara parlemen dari kalangan minoritas Kristen Protestan, yang mereka panggil sebagai “bos”.

Lebih lanjut Sabra menyatakan bahwa Dewan Nasional memiliki sejumlah kelemahan, antara lain di tingkat pembuatan keputusan. Dan kelemahan itu menjadi tanggungjawab dari Presiden Dewan Nasional Burhan Ghalioun.

Patut diketahui bahwa Sabra, yang meninggalkan Suriah akhir tahun 2011, pernah dipenjara selama delapan tahun saat rezim Hafiez Al Assad berkuasa dan ia pernah ditahan pada masa revolusi ini. Sabra menjadi salah satu calon kuat pengganti Ghalioun, jika mandat kepemimpinannya di Dewan Nasional berakhir.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Iraq Loloskan UU Anti Rokok
Tulisan selanjutnya 12 Tahun di Majelis Imam Ahmad Tapi Tak Pernah Tulis Hadits

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Berita
20 Oktober 2026 21:55
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?