Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Keluar Penjara, Abu Qatadah Dikenai Jam Malam

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 14 Februari 2012 21:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Abu Qatadah, warga Yordania yan disebut-sebut sebagai tangan kanan Usamah bin Ladin di Eropa, hari Senin (13/02/2012) dibebaskan dari tahanan di Inggris.

Dibebaskan dari penjara berpenjagaan super ketat Long Lartin di Worcestershire, England tengah, Abu Qatadah dikenai jam malam di rumahnya selama 22 jam perhari.

Abu Qatadah divonis secara in absentia tanpa ada kesempatan untuk membela diri dalam kasus rencana pemboman tahun 1999 dan 2000 di Inggris. Jika dideportasi ke Yordania, maka dia akan menghadapi pengadilan ulang di negara asalnya itu.

Menjelang pembebasannya dari penjara, kementerian dalam negeri mengatakan bahwa dikeluarkannya Abu Qatadah dari penjara membuka jalan untuk dilakukannya deportasi.

Namun, Pengadilan HAM Eropa menetapkan bahwa Inggris tidak dapat mendeportasi warga Yordania itu, karena bukti-bukti yang dipakai untuk mengadilinya kemungkinan didapat lewat penyiksaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Semua orang bersatu menginginkan pria ini dideportasi,” kata seorang jurubicara kemenerian dalam negeri kepada AFP dan dikutip Alarabiya (14/02/2012).

Walaupun dikeluarkan dari penjara, Abu Qatadah tidak bebas berkeliaran. Ia hanya diperbolehkan keluar rumah dua kali satu jam setiap harinya, dia tidak boleh mengunjungi masjid, serta dilarang menggunakan telepon dan internet.

Abu Qatadah yang dicap sebagai dai radikal juga tidak diperbolehkan menjadi imam shalat, memberikan ceramah, mempublikasikan artikel, berdakwah serta memberika nasehat atau perintah keagamaan.

Dia diwajibkan memakai alat pemantau elektronik. Orang di luar keluarga yang ingin mengunjunginya harus diperiksa terlebih dahulu oleh petugas keamanan.

Abu Qatadah yang juga dikenal dengan nama Umar Utsman (Omar Othman), tiba di Inggris tahun 1993 dan berusaha mendapatkan suaka. Selama lebih dari enam tahun dia berjuang melawan ekstradisi atas dirinya.

Selama menetap di Inggris, Abu Qatadah tidak memiliki catatan kejahatan.

Seorang hakim Spanyol menyebut pria berdarah Yordania-Palestina itu sebagai pembantu kunci Usamah bin Ladin di Eropa.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pencetakan Mushaf Al-Bantani, MUI Siapkan Rp 7 Miliar
Tulisan selanjutnya Ratusan Warga Gaza Berangkat Umrah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?