Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasukan Prancis Mulai Angkat Ransel dari Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Agustus 2012 12:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Prancis sudah mulai menarik pulang pasukanya dari Afghanistan, sebuah proses yang diperkirakan memakan waktu selama 5 bulan.

Dilansir oleh Euronews (31/7/2012), pasukan pertama yang ditarik adalah pasukan tempur yang bertugas di distrik Sourbi Provinsi Kabul. Pasukan itu sudah menyerahkan kontrol keamanan kepada pasukan Afghanistan pada bulan April lalu, namun upacara resminya baru digelar hari Selasa kemarin, dua tahun menjelang penarikan pasukan NATO.

Sebagian pasukan Prancis tetap akan bertugas hingga akhir tahun ini, terutama di Kabul dan Provinsi Kapisa yang rentan.

“Sekarang terserah mereka (Afghanistan), dan pengalihan tanggungjawab sedang berlangsung terus. Keterampilan mereka sudah meningkat dan hari ini, untuk wilayah Kapisa dan Sourbi, tentara dan polisi Afghanistan sudah dapat menjaga keamanan dengan baik,” kata Jenderal Eric Hauteclocque Raysz, komandan pasukan di Provinsi Kapisa.

Penarikan 2.000 tentara Prancis dar Afghanistan diumumkan oleh Presiden Nicolas Sarkozy. Namun kemudian dimajukan lebih awal satu tahun oleh penggantinya, Presiden Francois Hollande.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar 1.800 personel akan tetap berada di Afghanistan sampai NATO menarik seluruh pasukannya pada 2014.

Sejak tahun 2001 bergabung bersama pasukan pimpinan AS di Afghanistan, Prancis kehilangan nyawa 87 prajuritnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistanold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Awas, Ada Flu Singa Laut!
Tulisan selanjutnya Masjid Dipenuhi Pengungsi, Suriah Butuh Bantuan $500 Juta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Berita
27 September 2026 05:06
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?