Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Daerah Maju dan Berkembang Potensial Penyebaran HIV

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 November 2012 07:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penyebaran penyakit HIV/AIDS di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Rata-rata per tahun jumlahnya ribuan kasus. Tempat potensial bagi berkembanganya dua penyakit itu adalah daerah maju dan berkembang.

Berdasarkan catatan Ditjen Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan selama tujuh tahun terakhir (2005-2012), penyebaran HIV mencapai 86.762 kasus.  Per Januari-Juni 2012 telah terjadi 9.883 kasus HIV.

Dari kategori wilayahnya, paling banyak terjadi di Jakarta dengan 1.776 kasus, kedua Papua 1526 kasus, Jawa Timur 1.332 kasus.

Sedangkan untuk penyakit AIDS dari tahun 1987-2012 mencapai 32.103 kasus. Per Januari-Juni 2012 kasus AIDS banyak terjadi di Papua dengan 416 kasus, Jawa Tengah 346 kasus, dan Bali 327 kasus.

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) membeberkan penyebaran HIV/AIDS sudah merambah ke wilayah masyarakat pesisir pantai.  Bahkan di wilayah pantai utara Jawa Barat menjadi daerah dengan jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi di provinsi itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sampai tahun ini ada 10.358 penderita HIV/AIDS di Jabar, sekitar 30 persen ditemukan di wilayah pantura, yakni Cirebon, Indramayu, Subang, Karawang, dan Bekasi.

“Sekitar 3.000 penderita HIV/AIDS di wilayah Jabar ada di pantura. Wilayah ini rentan penularan dan penyebaran karena orang banyak melintasi kawasan ini. Kecenderungan yang sama ditemui di pantura Jawa Tengah dan Jawa Timur,” kata Sekretaris KPA Nasional Kemal N Siregar belum lama ini, dilansir JPNN.

Menurutnya, tahun lalu tren penularan dan penyebaran HIV/AIDS banyak dipicu penggunaan jarum suntik yang tidak aman. Kini, 80 persen kasus di Indonesia disebabkan perilaku seks yang tidak aman. Diperkirakan ada 80 -100 ribu kasus HIV/AIDS di seluruh Indonesia hingga 2012.

Wilayah pantura menjadi rentan karena perilaku seks tidak aman banyak dilakukan orang yang mobilitasnya tinggi. Contohnya, sopir truk dan bus, kenek, juru antarbarang, atau nelayan yang sering bepergian berhari-hari. Dalam perjalanan, ada kemungkinan mereka berhubungan seks dengan pelacur.

“Kalau dibiarkan dikhawatirkan akan menulari ibu dan anak di rumah yang tidak tahu apa-apa. Beberapa kasus menunjukkan ada istri dan anak tertular HIV/AIDS akibat perilaku seks tidak aman suami,” ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan, daerah maju dan berkembang di Indonesia berpotensi menjadi sarang virus HIV/AIDS. Biasanya, daerah berkembang juga marak dengan tempat praktik prostitusi.

Masalah itu hendaknya diwaspadai agar daerah-daerah di Indonesia tidak menjadi ladang penyebaran virus HIV/AIDS. Pemerintah akan segera mengantisipasi dengan menyusun berbagai program penanggulangannya.

“Bukan hanya pelaku seks bebas yang menjadi korban dari virus mematikan itu, tetapi masyarakat umum seperti ibu rumah tangga akan menjadi korban. Data Kementerian Kesehatan yang terakhir menyebutkan ibu rumah tangga yang tidak berperilaku berisiko juga terinfeksi virus mematikan itu,” ungkapnya.

Untuk menanggulangi dan meminimalisasi penyakit yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya itu, pihaknya telah melakukan pendekatan dari sektor hulu. Seperti pendidikan, agama, moral dan penyuluhan-penyuluhan dan lain-lain.

Selain itu untuk menanggulangi dan meminimalisasi pertambahan penderita HIV/AIDS yang terus meningkat, semua pusat kesehatan dasar di Indonesia, mulai dari Puskesmas sampai rumah sakit rujukan bisa memberikan pelayanan dan bantuan kesehatan terhadap penderita HIV/AIDS.

“Perilaku sehat di masyarakat sampai saat ini masih rendah. Makanya, nanti kita integrasi dari pelayanan terkecil sampai rujukan akan kita buat, dan promosi perilaku sehat harus terus ditingkatkan melalui penyuluhan agama dan pendidikan,” ujarnya.

Untuk diketahui, epidemi HIV/AIDS di Asia dan Pasifik cenderung meningkat lebih pesat, terutama di negara dengan jumlah penduduk besar seperti China, India dan Indonesia. Meskipun tingkat penularan pada populasi umum masih rendah, tetapi jumlah absolut yang terinfeksi cukup besar.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Membaca Gerakan Invasi Perang Pemikiran
Tulisan selanjutnya Buatlah Ibumu Tertawa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?