Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Henri: Ilmu dapat Timbulkan Jiwa Sakinah dalam Mengenal Allah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Desember 2012 13:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Peneliti Insitute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) Henri Shalahuddin menjelaskan untuk mencapai kebahagiaan, manusia mesti memenej  unsur-unsur untuk mencapai kebahagiaan itu.

“Imam al Ghazali menyatakan bahwa partikel-partikel dalam diri manusia yang dimenej untuk mencapai kebahagiaan itu adalah: mengenal diri, mengenal Allah, mengenal hakikat dunia dan mengenal hakikat akherat. Insya Allah kebahagiaan akan diraih bila mengenal empat ini,”paparnya dalam kajian rutin INSISTS  belum lama ini.

Menurut Henri, Imam al Ghazali membahas masalah ini pada kitabnya “Kimiya as Sa’adah” (Kimia Kebahagiaan). Karya ini adalah karya ke 45 sang Imam.

“Sedang Ihya’ Ulumuddin adalah karya Imam Ghazali yang ke-28,”terang Henri di hadapan puluhan peserta kajian dua mingguan INSISTS.

Dalam Kimiya as Sa’adah ini diterangkan bagaimana mendidik diri dengan cara menjauhi hal-hal yang buruk dan mencapai keutamaan dengan menghiasi diri melakukan amal-amal yang shaleh.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dalam kitab ini, menurut Henri, manusia ditanya: Anda siapa? Anda datang ke sini dari mana? Anda diciptakan untuk apa? Anda bahagia karena apa dan Anda sengsara karena apa?
Kemudian Imam Ghazali menjelaskan bahwa manusia mempunyai empat sifat.

Pertama sifat binatang ternak, yang bahagia dengan makan, minum dan menyalurkan hasrat seksualnya.

Kedua, sifat binatang buas yang bahagia bila berantem atau bertengkar. Ketiga sifat Iblis dan keempat sifat malaikat.

“Bersungguh-sungguhlah untuk mengetahui usul Anda, sehingga Anda kenal jalan menuju Tuhan. Sehingga Anda bisa menggapai kebahagiaan dan mencegah kekangan hawa nafsu syahwat dan marah. Barangsiapa mementingkan apa yang masuk dalam perut, maka nilainya sma dengan apa yag dikeluarkan,” jelas penulis buku ‘al-Qur’an Dihujat’ ini.

Kemudian Henri menjelaskan bahwa manusia ibarat sultan dalam kerajaan.  Akherat sebagai negeri tempat tinggalnya. Dunia ini ibarat rumah. Jiwa adalah kendaraan, syahwat adalah pegawai, dua tangan dan kaki adalah pelayan, amarah adalah polisi, quwwatul khayal adalah pejabat tinggi yang mengumpulkan informasi dari mata-mata, quwwatul hifz adalah tempat pengumpul yang dihasilkan pejabat tinggi dan akal adalah menterinya.

“Ini semua tujuan akhirnya adalah mengenal Allah (beribadah) dan qalbu adalah kunci untuk mengenal Allah,”terangnya. Karena itu jangan sampai syahwat mengalahkan akal atau qalbu.
Di sini Henri mengritik keras pendapat Freud yang menyatakan bahwa manusia tidak lepas kebutuhannya dari bawah perut (seks).

”Karena ada tingkatan kebutuhan atau kebahagiaan manusia yang lebih tinggi yaitu kebahagiaan karena mempunyai ilmu dan sifat-sifat yang terpuji (nafsiyah),”paparnya.

Memang tidak dipungkiri, adanya kebahagiaan yang sifatnya badaniyah (atau sifat binatang ternak) seperti kebutuhan makan, seks, kesehatan dan sebagainya,. Di samping juga kebahagiaan yang sifatnya ‘kharijiyah’ seperti manusia gembira karena kekayaannya.

Imam Ghazali menasehatkan agar manusia tidak menuruti nafsu ammarah bis su’ (nafsukeburukan/ kejahatan). Seperti perbuatan seks bebas atau seks sesama jenis (homoseksual/Lesbian), yang menjadikan manusia kedudukannya lebih rendah dari binatang.

“Dan kita mesti menjauhi dari sifat-sifat tercela dan menghiasi diri kita dengan sifat-sifat terpuji seperti: iffah, sajaah, hikmah dan adalah, taubah, sabar, syukur, raja’, khauf, tauhid, tawakal dan mahabbah,” papar Henri. Di sinilah Imam Ghazali menekankan pentingnya jihadul akbar, jihad melawan hawa nafsu itu.

Masalah pentingnya ilmu juga ditekankan dalam diskusi INSISTS.

“Ilmu dapat menimbulkan jiwa yang sakinah, dapat mengenal Allah (ma’rifatullah) dan akhirnya dapat sampai pada nafsu muthmainnah,”jelasnya.

Menurut Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya’ Uluumuddin,  manusia itu ada tiga golongan, temanilah yang dua dan tinggalkanlah yang satu. Pertama, orang yang lebih pandai darimu, maka bertemanlah dengannya niscaya engkau mendapat ilmu. Kedua, orang yang lebih bodoh darimu, temanilah ia dan ajarkanlah ilmu padanya dan ketiga orang yang sombong maka jauhilah ia.*/NH

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Saudi Beri Suami Istri Muda dan Mobil Mewah
Tulisan selanjutnya Akar Setiap Masalah di Mimika Bersumber Miras

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?