Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kasus Video Mesum Marak Akibat Sanksi Sosial Kurang

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 7 Januari 2013 08:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kasus video mesum yang marak dilakukan pelajar akhir-akhir ini karena tidak ada sanksi sosial bagi para pelaku. Juga tidak ada kebijakan tegas dari pemerintah untuk menindak aksi pornografi dan pornoaksi.

Ketua MUI Provinsi Sumsel, H Sodikun mengatakan, realita kondisi sosial di Indonesia saat ini sudah sangat memperihatinkan. Pasalnya, pelaku asusila tidak diberikan sanksi sosial, seperti contoh kasus mesum artis ibukota Ariel dengan Luna Maya dan Cut Tari.

“Setelah bebas dari penjara, Ariel tidak mendapatkan sanksi sosial. Bahkan lebih parahnya lagi tetap disanjung-sanjung dan tampil lagi di televisi. Akhirnya para remaja kemudian mencontoh perbuatan mesum, karena tidak ada sanski sosial,” ujarnya.

Sodikun menjelaskan, hubungan pergaulan para artis juga menjadi contoh kurang baik. Sebagai contoh, ketika Anang dan Ashanty berpacaran, mereka tidak malu mempertontonkan kemesraan dengan cara berpelukan dan berpegangan tangan. Ini tentu dicontoh oleh para generasi saat ini.

“Para selebritis seharusnya memberikan contoh yang baik. Tapi ini malah sebaliknya, mereka memberikan contoh seolah-olah berpelukan dan berpegangan tangan adalah hal yang biasa. Sehingga para remaja sekarang meniru hal tersebut. Padahal perbuatan asusila bermula dari berpelukan, berciuman, dan bermesraan,” bebernya, dilansir laman Riau Post, Minggu (6/1/2012).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, sambungnya, sampai saat ini belum ada keseriusan dari pemerintah menindaktegas pelaku aksi pornografi dan pornoaksi. Contohnya saat ini sangat mudah dijumpai penjualan majalah-majalah yang memajang foto yang tidak berbusana serta film-film porno.

“Masyarakat terutama remaja bisa dengan mudah memperoleh gambar-gambar porno dan film porno di tempat-tempat tertentu. Selain itu, akses internet untuk mengakses film porno juga masih bisa didapat. Hal tersebut dibiarkan oleh pemerintah. Padahal ini juga yang membuat aksi asusila marak di kalangan remaja,” kata Sodikun.

Dia menambahkan, penyebab lain yang membuat makin maraknya kasus asusila adalah orang tua kurang memberikan pendidikan agama, sementara pelajaran agama di sekolah juga masih minim.

“Kurangnya ilmu agama dan pengawasan dari pemerintah yang kurang inilah juga menjadi pemicu maraknya kasus asusila,” tandasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Kemenag Provinsi Sumsel, Saefudi Latief menambahkan, pihaknya prihatin atas kasus video mesum yang marak di kalangan remaja. Hal tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak yakni guru, ulama, orang tua, dan pemerintah.

“Ini akan terus terjadi jika tidak ada peran serta dari semua pihak untuk meminimalisasi perbuatan asusila tersebut. Namun peran orang tua sangat besar, karena anak lebih banyak di bawah pengawasan orang tua dibandingkan guru,” paparnya.

Menurutnya, perbuatan asusila marak terjadi, karena tidak ada sanksi sosial dari masyarakat terhadap pelaku perbuatan asusila. “Ada beberapa artis yang terlibat kasus video mesum, tapi mereka tetap diidolakan, bukan dikucilkan. Ini juga salah satu contoh yang kurang baik. Sehingga pelajar tidak takut lagi melakukan perbuatan asusila,” pungkasnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GPR Adakan Muhasabah Akhir Tahun Bersama Anak Didik Lapas Tangerang
Tulisan selanjutnya Surat Cinta untuk Politisi Muslim (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?