Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

“Kotoranku adalah Makanan Terbaik Untukku”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2013 05:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Siapakah yang tidak pernah melihat ciptaan Allah berupa kelinci? Pernahkah Anda mendengar sate kelinci, bakso kelinci, atau burger kelinci? Ya, bagi penggemar daging hewan lucu ini, sungguh nikmat meyantap berbagai hidangan itu. Daging kelinci memiliki nilai gizi tinggi dengan protein yang kadarnya kurang lebih menyamai daging sapi, domba, kambing, dan ayam pedaging.

Selain protein, menyantap satu porsi (sekitar 85 g) daging kelinci sebagai bagian dari menu makanan dapat memberikan pemenuhan vitamin B12 sebanyak sekitar 120 persen dari yang dibutuhkan tubuh kita. Vitamin B12 berperan penting bagi sistem syaraf pusat dan metabolisme, serta pembentukan sel darah merah. Selain itu, Allah ciptakan daging kelinci juga kaya akan vitamin B3 karena mengandung sekitar 35-40% dari kebutuhan harian tubuh manusia. Vitamin yang juga dikenal dengan nama niasin itu berfungsi membantu proses pembentukan energi dari karbohidrat, serta proses pembentukan hormon-hormon kelamin. Zat nutrisi yang terkandung lainnya sebagaimana terlihat pada daftar di sebelah kiri bawah.

Itulah nikmat Allah, Pencipta aneka ragam satwa yang sebagiannya halal kita makan. Allah ciptakan itu untuk kesehatan badan kita. Dalam sebuah ayat, Allah perintahkan kita untuk memakan binatang:

“Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal.” (QS: ThaHa, 20:54)

Agar tidak memanjang berlebihan

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Dalam ayat di atas, selain perintah melahap dan memelihara binatang ternak, ada pernyataan Al Khaliq bahwa fauna itu juga merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah untuk dipikirkan manusia. Ya, kelinci bukanlah barang santapan perut lapar semata, tapi juga ‘hidangan’ bagi akal yang berpikir. Dengan kata lain, Allah menganjurkan manusia untuk tidak sekedar menjadikan hewan ternak sebagai makanan, tapi juga sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah yang patut mereka pikirkan, teliti, dan kaji.

Di antara hal luar biasa yang Allah tetapkan bagi hewan bertelinga panjang ini adalah soal pakannya. Pakan satwa herbivora ini pastilah harus terpilih agar menghasilkan daging bermutu tinggi. Selain itu, kebutuhan gizinya haruslah tepat, tidak boleh mengandung zat gizi terlalu berlebihan, tapi juga tidak boleh terlalu kekurangan.

Pakan yang kaya serat seperti jerami atau sayur-sayuran sangatlah penting. Kadar serat tinggi pada pakan memungkinkan kelinci untuk mengunyahnya berulang-ulang dan lama. Ini penting untuk menjaga agar gigi kelinci, yang Allah jadikan terus-menerus mengalami pemanjangan, tetap tajam dan terkikis sehingga tidak sampai terlalu panjang berlebihan. Jika kurang mengunyah makanannya, maka hewan yang bisa berusia hingga 10 tahun ini akan dapat menderita malocclusion. Malocclusion adalah suatu keadaan dimana gigi-gigi kelinci panjang berlebihan dan berantakan tidak rapi.

Menjijikkan bagi kita, lezat bagi kelinci

Selain serat, makhluk yang biasa hidup berkelompok ini juga memerlukan karbohidrat, protein, lemak, mineral, air, dan vitamin yang memadai. Khusus mengenai vitamin, satwa yang banyak dijumpai di Amerika Utara ini mendapatkannya salah satunya dengan cara memakan kotorannya sendiri! Perilaku yang Allah ciptakan pada kelinci ini dikenal di dunia ilmiah sebagai coprophagy; yakni proses pembentukan tinja lunak dalam saluran pencernaan kelinci serta perilaku memakan kembali feses lunak tersebut.

Kelinci memakan fesesnya yang berbentuk pelet lunak kaya gizi ketika mengeluarkannya dari anus di pagi dini hari. Kotoran ini pun diberi nama ilmiah cecotropes. Tahi kelinci ini sangatlah penting dalam memenuhi kebutuhan vitamin B dalam tubuhnya pada kadar atau jumlah yang sesuai. Tanpa atau kekurangan vitamin B, maka kelinci tidak dapat tumbuh dengan sehat dan wajar. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kelinci terserang kelainan atau penyakit. Allah tidak membiarkan hewan ciptaan-Nya sengsara karena hidup tidak normal lantaran kekurangan vitamin B. Karena Allah yang mencipta, maka Dia-lah yang Maha Memelihara satwa ciptaan-Nya itu, dan menjaganya dari kekurangan zat gizi, salah satunya melalui perilaku coprophagy.

Melahap tinjanya sendiri bukanlah tanda ketidakwajaran atau ketidakwarasan pada kelinci. Corprophagy merupakan perilaku normal, sehat, dan sangat perlu dilakukan kelinci untuk menjaga kesehatannya secara menyeluruh. Ya, bagi manusia normal memakan tahi sendiri sungguh membuat perasaan perut mual dan ingin muntah. Tapi pola pikir manusia tidaklah dapat diterapkan pada kelinci 100%, karena dunia kehidupan manusia berbeda dengan dunia kehidupan kelinci.

Manusia diberi akal sehingga dapat mencari makanan yang kaya vitamin tertentu atau membuat pabrik yang bisa memroduksi pil, kapsul, atau sirup vitamin tertentu. Tidak demikian halnya dengan satwa yang dapat berkembang biak cepat ini. Oleh karenanya, Allah karuniai mereka dengan cecotropes yang kaya vitamin B dan perilaku coprophagy. Kedua karunia Allah ini menjadikan mereka mampu memenuhi kebutuhan vitamin B-nya dengan mudah, murah, meriah. Dengan kata lain cecotropes bukanlah kotoran, akan tetapi merupakan salah satu makanan terbaik kelinci, untuk menghasilkan daging terbaik kelinci. Kesemua ini merupakan bukti kesempurnaan proses penciptaan oleh Allah pada kelinci. Pun, corprophagy adalah perilaku atau petunjuk yang telah Allah tetapkan pada kelinci, sehingga hewan ini mengikuti petunjuk Penciptanya dalam kehidupannya, termasuk dalam kebiasaan makannya, sehingga dapat hidup dan tumbuh normal dan sehat.

Singkat kata, corprophagy bukanlah pilihan kelinci itu sendiri. Ini terjadi karena Allah ilhamkan atau tunjukkan demikian itu pada kelinci sebagai fitrahnya, yakni perilaku yang melekat dalam dirinya. Mahasuci Allah, Dialah Allah Yang Mahatinggi, yang menciptakan, menyempurnakan penciptaan, yang menentukan kadar masing-masing ciptaan-Nya itu dan memberi petunjuk, sebagaimana firman-Nya:

سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى
الَّذِي خَلَقَ فَسَوَّى
وَالَّذِي قَدَّرَ فَهَدَى

“Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tingi, yang menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-Nya),dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk. (QS: al ‘ala:1-3).*/kiriman, Catur Sriherwanto

Referensi:

Foster, Smith (1997-2013) Cecotropes and Coprophagy. Peteducation.com http://www.peteducation.com/article.cfm?c=18+1799&aid=2932.
Krempels D (No Year) The Mystery of Rabbit Poop. http://www.bio.miami.edu/hare/poop.html accessed on 12 Feb. 2013, 6:59 am.
Nutrient Facts (2009) Nutrient Facts, Rabbit, Domesticated, Roasted. NutrientFacts.com. http://www.nutrientfacts.com/searchfood.exe?var=5&form=Rabbit+Domesticated+Roasted,+, accessed on 12 Feb. 2013, 7:08 am..
Science Kids (2013) Fun Rabbit Facts for Kids. Animal Facts. http://www.sciencekids.co.nz/sciencefacts/animals/rabbit.html. accessed on 12 Feb. 2013, 7:00 am.
Sunarlim R, Triyantini (1999) Pengaruh Bahan Tambahan Terhadap Mutu “Burger” Kelinci. Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner 1999, hal. 452.
Wolverton N (2010) Nutrition in Rabbit Meat. LiveStrong.com. http://www.livestrong.com/article/342037-nutrition-in-rabbit-meat/. accessed on 12 Feb. 2013, 7:02 am.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kotoranmakananold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Anugerahi BJ Habibie Guru Demokrasi Bangsa
Tulisan selanjutnya Zionis Tangkap Nenek Warga al Quds Saat Masuk Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?