Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kemenag Diminta Membuat Ketentuan Calhaj yang Berangkat

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 13 Juni 2013 19:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Terkait kebijakan pemerintah Saudi Arabia yang mengurangi jumlah jemaah calon haji seluruh dunia, termasuk calon haji asal Indonesia sebesar 20 persen, maka pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag), harus membuat aturan untuk menentukan calon haji yang akan diberangkatkan.

“Saya minta Kemenag melalui Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh membuat parameter yang baik dan jelas sebagai pertanggungjawaban ke publik,” kata anggota Komisi VIII DPR RI, Muhammad Baghowi di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (13/06/2013).

Menurut dia, tanpa ada ketentuan baku itu, dimungkinkan terjadi kongkalikong oleh oknum Kemenag maupun calhaj.

Ia menegaskan, parameter tersebut harus memenuhi unsur keadilan, akuntabilitas, dan transparansi. Misalnya, calon haji usia lanjut, berumur di atas 70 tahun, harus diprioritaskan.

Selain itu calon haji yang belum pernah haji, dan yang antriannya sudah paling lama (nomor urut atas) juga harus menjadi prioritas.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Penyebaran kuota juga harus merata berdasar proporsionalitas wilayah,” kata Baghowi, dalam laman Antara.

Ia menambahkan, tanpa ada aturan yang jelas terkait parameter calon haji yang tertunda dan yang berangkat, maka bisa menimbulkan keributan. Ada 40.000 lebih calon haji yang tertunda akibat kebijakan Arab Saudi itu, yang membuka peluang terjadinya ‘permainan’ antara oknum petugas haji dengan calon haji.

“Kalau bukan petugasnya yang menawarkan permainan, masyarakat juga bisa memaksa petugas untuk bagaimana caranya berangkat tahun ini walaupun dengan imbalan. Lah, itu bisa menggoda petugas,” ungkap dia.

Tahun ini, kuota calon haji untuk seluruh dunia yang sebelumnya berjumlah 2.700.000 dikurangi menjadi menjadi 1.600.000. Sementara calon haji asal Indonesia dari sebelumnya 211.000 berkurang 42.000 sehingga hanya menjadi sebanyak 168.000 orang. Rinciaannya 155.000 untuk calon haji reguler, dan 13.600 calon haji khusus.

“Saat ini calon haji reguler yang sudah melunasi ongkos haji ada 185.000 orang. Jadi ada hampir 30.000 calon haji yang sudah melunasi tapi gagal berangkat tahun ini dan diprioritaskan berangkat tahun depan,” paparnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PTI Harus Berbenah Memenuhi Harapan Masyarakat
Tulisan selanjutnya KH Aqil Siroj Minta Polri Mengakomodasi Polwan Berjilbab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?