Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Ribuan Keluarga di Suriah Terancam Mati Kelaparan

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2013 05:13 5:13 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 4 Oktober 2013 05:13
Bagikan
Seorang anak perempuan mengamati dari tenda penampungannya di Al Zaatri dekat kota Mafraq, Jordania dekat perbatasan dengan Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok Oposisi Koalisi Nasional Suriah, SNC, dikutip BBC hari Kamis mengatakan ribuan keluarga di sekitar Damaskus terancam mati kelaparan.

Kelompok ini mengatakan kawasan Muadamiyat al Sham, di pinggiran ibukota Damaskus, yang menjadi  sasaran serangan senjata kimia Agustus lalu, dikepung tentara yang setia kepada Presiden Bashar al Assad dalam sepuluh bulan terakhir.

Makanan dan air langka, kata SNC, sementara tidak ada kegiatan di berbagai lembaga pendidikan.

Menurut SNC, rezim Bashar yang berkuasa melakukan upaya sistematis terhadap warga di sekitar Damaskus agar meninggalkan rumah-rumah mereka dan sulit mengakses kebutuhan pangan.

SNC mengatakan sudah ada warga yang mati kelaparan dan menyerukan pembentukan koridor kemanusiaan untuk memungkinkan pengiriman bantuan ke daerah-daerah di sekitar Damaskus.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Koridor ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengungsikan warga yang saat ini mengalami kelaparan yang parah.

Muadamiyat dikenal sebagai salah satu pangkalan pejuang oposisi untuk menyerang Damaskus dan pemerintah pimpinan Presiden Assad menggelar operasi menumpas pejuang oposisi di daerah ini.

Pada 21 Agustus lalu terjadi serangan kimia di daerah Muadamiyat yang memicu kecaman keras masyarakat internasional.

Para anggota Dewan Keamanan PBB telah sepakat untuk  penghancurkan senjata kimia Suriah.

Konflik bersenjata di Suriah pecah pada awal 2011, di tengah gelombang gerakan demokratisasi di Timur Tengah, menewaskan lebih dari 100.000 orang dan memaksa jutaan orang mengungsi ke beberapa negara tetangga, seperti Yordania, Irak, Lebanon, dan Turki.

Badan pengungsi PBB mengatakan  masyarakat internasional harus lebih aktif membantu pengungsi ini, karena keempat negara tetangga Suriah sudah kewalahan menerima pengungsi yang jumlahnya terus naik  

Akhiri pertikaian

Di saat sama, beberapa kelompok pejuang oposisi yang kuat di Suriah Kamis (03/10/2013) menuntut    mengakhiri pertempuran mereka di Suriah utara, dan menyerukan agar kelompok   Islam menarik pasukan mereka dalam waktu dua hari.

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris mengatakan pihak yang menandatangani permohonan itu termasuk Tentara Islam, Brigade Tauhid dan kelompok Ahrar al-Sham – semuanya berafiliasi dengan aliansi Tentara Pembebasan Suriah.

Kelompok yang berafiliasi dengan al-Qaidah, Daulah Islam Iraq dan Levant, bulan lalu merebut kota Azaz, yang terletak sekitar lima kilometer dari perbatasan dengan Turki, dan sejak saat itu telah beberapa kali bentrok dengan Brigade Badai Utara Tentara Pembebasan Suriah.

Upaya sebelumnya yang dilakukan kelompok-kelompok pejuang oposisi untuk merundingkan gencatan senjata antara kedua belah pihak belum berhasil.

Perpecahan di kalangan pejuang oposisi itu telah menghambat perang melawan pasukan Presiden Bashar al-Assad yang memiliki perlengkapan lebih baik dan terorganisasi dalam konflik berdarah di sana.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al asaadkelaparanOpisipejuangpengungsisuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya JPRR: Korupsi Sudah Masuk ke Semua Ranah Kehidupan
Tulisan selanjutnya Jamaah Perempuan tersesat Ditemukan Wafat di Bukit Jiyad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?