Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Inggris Tangkap Kepala intelijen Rwanda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juni 2015 15:11 3:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2015 15:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepolisian Inggris telah menangkap Kepala Intelijen Rwanda Karenzi Karake atas permintaan Spanyol, negara di mana dia dicari aparat dalam hubungannya dengan kejahatan perang.

Karake, direktur jenderal intelijen dan keamanan nasional Rwanda, ditangkap di Bandara Heathrow, London, pada hari Sabtu, kata Kepolisian Inggris Senin (22/6/2015) seperti dilansir Aljazeera.

“Karenzi Karake, 54, seorang berkebngsaan Rwanda, dihadapkan ke Pengadilan Rendah Westminster … setelah ditangkap berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Eropa atas nama otoritas di Spanyol, di mana dia dicari dalam hubungannya dengan kejahatan perang terhadap warga sipil,” kata polisi dalam pernyataannya lewat email kepada Reuters.

Karake yang diinapkan dalam tahanan akan dimunculkan kembali di pengadilan pada hari Kamis.

Tahun 2008, seorang hakm pengadilan tinggi Spanyol, Fernando Andreu, menunding 40 petinggi militer dan pejabat politik, termasuk Karake, terlibat dalam pembunuhan setelah genosida tahun 1994.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hakim tersebut menuduh para petinggi Rwanda itu melakukan genosida, kejahatan atas kemanusiaan serta terorisme, sehingga ratusan ribu warga sipil tewas termasuk di antaranya warganegara Spanyol.

Berbicara kepada koran New Times, Menteri Kehakiman Rwanda Johnston Busingye mengatakan bahwa pemerintahnya sedang membahas masalah itu dengan pemerintah Inggris.

“Saya akan terkejut jika surat perintah penangkapan Spanyol yang dijadikan dasar tindakan Inggris. Kami akan menggugatnya ke pengadilan. Kami juga meminta penjelasan dari Inggris soal masalah ini,” kata Busingye.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terkait Film Bertema Mut’ah, MUI: MNC TV Harus Minta Maaf Kepada Umat Islam
Tulisan selanjutnya Ratusan Pengungsi Suriah Hidup Menggelandang di Kota Wisata Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

Berita
17 September 2026 16:35
Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?