Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ratusan Pengungsi Suriah Hidup Menggelandang di Kota Wisata Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juni 2015 16:40 4:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2015 16:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan pengungsi asal Suriah tampak tinggal di tempat terbuka di kota tujuan wisata Bodrum di selatan Turki.

Di daerah pesisir pantai Bodrum, sebuah kota wisata di Provinsi Mugla, para pengungsi Suriah terlihat tinggal di taman-taman di daerah yang biasa menjadi tempat jalan-jalan santai para pelancong.

Sementara penduduk asli setempat merasa iba terhadap mereka, namun warga Turki juga khawatir kehadiran para pengungsi yang hidup menggelandang di tempat umum itu akan merusak citra pariwisata daerahnya.

“Kami datang dari Suriah. Tolong bantu kami,” bunyi salah satu tulisan dalam bahasa Inggris yang dipasang pengungsi Suriah di dekat kopor dan tikar tempat tidur mereka.

“Kalian menyebut kami pengemis. Kami bukan pengemis. Kami dalam pelarian (menyelamatkan diri)!” kata Zainab, salah satu pengungsi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tiba di Turki menyelamatkan diri dari Aleppo satu bulan lalu. Kami tinggal sebentar di kamp pengungsian di selatan di Provinsi Mardin. Namun, kondisi kamp itu buruk. Kami kemudian menuju Istanbul untuk mencari kerja, tetapi kami tidak berhasil bertahan di sana. Kami kemudian di bawa ke sini dari terminal bus [di Istanbul],” kata Zainab.

Tiga pengungsi Suriah, bernama Kiraz, Emel dan Muhammad, mengatakan mereka baru saja tiba di Bodrum dari Tal Abyad dan melewati perbatasan di Provinsi Gaziantep.

“Orang-orang baik memberi kami makan dan minum, tetapi mereka tidak bisa mempekerjakan kami sebab mereka tidak punya jaminan sosial di Turki,” kata ketiganya seperti dikutip Hurriyet Selasa (23/6/2015).

Delapan warganegara Suriah dari suku Turkmen berasal dari Aleppo tiba di Bodrum awal bulan Mei lalu. Mereka berharap bisa mendapatkan pekerjaan. Tetapi belum berhasil dan terpaksa hidup menggelandang di sebuah taman dekat marina sepanjang Jalan Neyzen Tevfik.

“Pemerintah setempat harus mengambil tindakan untuk menampung mereka,” kata Bulent Senol, seorang pemilik bar di Bodrum.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Inggris Tangkap Kepala intelijen Rwanda
Tulisan selanjutnya 70 Tahun Piagam Jakarta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?