Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Suami Paksa Masuk Syiah, Istri Ajukan Cerai

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate: 1 Juli 2015 10:52 10:52 am
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 1 Juli 2015 10:52
Bagikan
WW saat membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jabar.
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang wanita berinisial WW (35), warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, melaporkan suaminya H yang melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jabar, Senin (29/6/2015). Kasusnya diduga terkait pemaksaan keyakinan.

Di hadapan petugas kepolisian ia menceritakan kejadian kekerasan tersebut berlangsung Sabtu (09/05/2015) di kediamannya daerah Cimahi.

Awal mula kejadian sebelumnya, WW mengaku dipaksa oleh suaminya untuk mengikuti paham atau aliran Syiah yang dianut sang suami.

Namun WW menolak dengan alasan tidak sesuai dengan ajaran Islam yang selama ini dipahaminya. Penolakan tersebut membuat H sedikit emosi hingga melakukan tindakan kekerasan kepada dirinya.

Tidak sampai di situ, tanpa sepengetahuan dan izin darinya, H malah pergi meninggalkan rumah sembari membawa anak semata wayang buah perkawinan mereka selama 4 tahun.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hingga saat dilaporkan, H maupun anaknya tidak diketahui keberadaannya.

WW sempat mencari ke rumah kakak H, namun H dan anaknya tidak ada. Namun WW sempat menemukan atau melihat barang-barang milik anaknya ada di rumah kakaknya H.

Atas kejadian dan kondisi rumah tangganya tersebut, WW merasa ditelantarkan dan terganggu secara psikis hingga melaporkannya kepada aparat kepolisian.

Usai melapor, kepada awak media yang menemuinya WW menceritakan bahwa sebenarnya status hubungan kedua masih terikat sebagai suami istri. Namun ia mengaku setelah melaporkannya kepada pihak kepolisian ini, WW akan mengajukan gugat cerai.

Menurut WW, perbedaan keyakinan antara dia dan suaminya tersebut telah berlangsung sejak lama.

”Sebelum menikah secara resmi, dia dulu pernah ngajak nikah mut’ah. Dia menjelaskan caranya, nikah cukup berdua saja tanpa wali dan saksi. Namun saya tidak mau,” kenangnya didampingi beberapa pengurus Aliansi Nasional Anti-Syiah (ANNAS).

Setelah menikah, lanjut WW, banyak mendapati perbedaan soal ibadah dengan suaminya.

Ia mencontohkan suami susah diajak salat berjamaah dan selalu menunda shalat wajib, bahkan untuk salat Dhuhur dan Ashar biasa dijamak. Selain itu saat Ramadhan tiba sang suami enggan buka puasa bersama saat terdengar adzan Maghrib terdengar. Ia malah berbukanya saat menjelang salat Isya.

WW juga mengaku beberapa kali diajak suaminya untuk mengikuti kajian kelompoknya yang berlokasi di kawasan Jalan Kembar Kota Bandung. Dalam kajian tersebut juga dibahas seperti apa yang disampaikan oleh suaminya.

WW mengaku merasakan banyak kejanggalan dalam soal aqidah maupun fiqih, serta amalan yang lainnya. “Saya sendiri lebih cenderung ikut Salafi dan selama berumah tangga saya berusaha mengajak dan menyadarkan suami namun gagal,” ucapnya.

Puncaknya sekitar dua bulan lalu, H selain memaksa untuk mengikuti paham Syiah juga melakukan kekerasan kepada dirinya. Selain pergi dari rumah, H juga membawa anak satu-satunya yang masih berumur 3,6 tahun.

WW berharap masih bisa bertemu dengan anaknya, karena sangat khawatir dengan kondisinya yang masih membutuhkan kasih sayangnya.

“Sudah dua bulan ini saya tidak ketemu dengan anak saya. Saya curiga ini telah dikondisikan agar saya luluh dan ikut pahamnya. Saya tetap tidak mau,” ujarnya sambil terisak.

WW yang masih terlihat shock, belum bersedia bercerita panjang lebar tentang pengalaman atau kejadian selama hidup berumah tangga dengan H. Ia mengaku masih belum tenang karena belum bisa ketemu dengan anaknya, serta sedikit trauma dengan kejadian sebelumnya.

“Maaf saya belum bisa cerita banyak, saya ingin tenang dulu dan mengurus jalan keluar,” pungkasnya, sambil menuju halaman parkir didampingi beberapa tetangganya yang menjadi saksi pelaporan, serta Abu Muadz, Sekjen ANNAS dan Rizal Fadilah SH selaku Ketua Divisi Hukum ANNAS.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliansi Nasional Anti-Syiahdipaksa masuk syiahlapor polisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mau Anak Shalih? Orangtua Harus Shalih Dulu!
Tulisan selanjutnya Ramadhan Bulan Syahrul Ijabah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?