Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kasus Pembakaran Masjid Tolikara, Police Watch Tuding Kapolda Papua Lalai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juli 2015 07:28 7:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juli 2015 07:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane memandang kasus pembakaran masjid di Kabupaten Tolikara, Papua saat umat Islam sedang menjalankan ibadah Sholat Idul Fitiri sebagai tindakan keji.

Namun, ia yakin tindakan itu bukan sekadar masalah pertikaian antarkelompok, tapi ada tujuan lain yang ingin ditunjukkan para pelaku.

IPW bahkan punya anggapan bahwa sebenarnya memang sudah ada koordinasi untuk mengantisipasi aksi biadab tersebut. Tapi, karena Kapolda Papua Irjen (Pol) Yotje Mende terlalu sibuk ikut uji kepatutan dan kelayakan Pimpinan KPK hingga lalai dengan tugasnya sebagai Kapolda.

“Kalau memang benar Kapolda meninggalkan tugas sampai akhirnya terjadi kasus seperti ini, lebih baik Yotje mundur dari pencalonan Pimpinan KPK,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (18/7/2015).

Pihaknya menilai peristiwa Tolikara bukan cuma pertikaian antarkelompok, tapi perbuatan ini sengaja dilakukan untuk mempermalukan Presiden Jokowi yang dilakukan oleh kelompok tertentu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kelompok itu, taka Neta, sengaja mengacak-acak Papua karena beberapa alasan. Yang pertama menurut Neta adalah kedekatan Jokowi dengan Papua. Istri Jokowi yang bernama Iriani juga memiliki sejarah dengan Bumi Cendrawasih.

“Bapaknya Iriani adalah salah satu orang yang ikut dalam Operasi Mandala, dan Iriani dilahirkan ketika bapaknya sedang bertugas di sana, makanya dinamakan Iriani, yang diambil dari nama Irian Jaya, nama Papua setelah perang kemerdekaan. Jadi, pembakaran masjid tentunya akan mempertaruhkan citra Jokowi,” paparnya.

Alasan lainnya adalah upaya menunjukkan keberatan atas keputusan Jokowi mengangkat tokoh seperti Sutiyoso sebagai Kepala BIN.

“Jadi memang ada pihak yang sengaja bermain untuk memperolok-olok Jokowi,” tegasnya.

Tidak cukup itu saja menurut Neta, kejadian di Papua yang berada di ujung Timur Indonesia ini bertepatan dengan kehadiran Jokowi di Aceh yang terletak di ujung Barat Indonesia.

“Jokowi lagi berada di ujung Barat Indonesia, kejadian di ujung Timur Indonesia. Jadi ini bukan masalah keamanan tapi ada kelompok yang ingin situasi memanas dengan mempermalukan Jokowi,” imbuhnya.

Neta pun mempertanyakan kenapa BIN dan jajaran Polda Papua tidak bisa mengantisipasi peristiwa ini. Padahal selama ini BIN memiliki catatan yang baik dalam urusan intelijen di Papua.

“Kenapa sekarang bobol? Padahal surat edaran yang berbau sara sudah beredar beberapa hari sebelumnya. Kenapa BIN tidak berkoordinasi dengan Polda, dan kenapa tidak ada reaksi saat surat edaran bermasalah itu keluar?” pungkasnya heran dikutip Jurnalparlemen.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BINIndonesian Police WatchIPWislamNeta S PanePapuapembakaran masjidtoleransitolikara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejarah Kedokteran Islam dan Pengobatan di Dunia [1]
Tulisan selanjutnya Sikap Syeikh Ali Jumah terhadap Syiahisasi di Negeri Sunni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?