Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Haidar Nasir: Muhammadiyah Memandang Pluralitas Itu Sunnatullah

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2015 09:57 9:57 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Agustus 2015 08:10
Bagikan
Bagikan

Hidyatullah.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat (Ketum PP) Muhammadiyah, Haidar Nasir menyebutkan bahwa pada dua muktamar terakhir (2010 dan 2015), Muhammadiyah mencoba mengeluarkan pernyataan yang terkait dengan isu keumatan.

“Pertama, muktamar 2010, ketika isu tentang Pluralisme, Sekulerisme dan Liberalisme muncul begitu rupa, kita mengeluarkan penyataan resmi bahwa Muhammadiyah memandang Pluralitas sebagai sunnatullah, dan mengingkarinya sebagai bentuk pengingkaran terhadap sunnatullah.” kata Haidar dalam sambutannya pada acara diskusi publik dan peluncuran buku “Fikih Kebinekaan” di Aula Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jalan Menteng, Jakarta, Kamis (21/08/2105) malam.

Tetapi, Haidar menegaskan, jika Muhammadiyah menolak Pluralisme yang mengarah kepada Sinkretisme, Sintetisme dan Relativisme. Dan, lanjutnya, itulah sebuah pandangan muhammadiyah terhadap Pluralisme.

Kedua, kata Haidar, pada muktamar 2015 kemarin, dimana Muhammadiyah mengeluarkan beberapa poin pernyataan tentang keumatan, di antaranya menengarai adanya takfiri, mengajak umat kepada pemahaman yang lebih subtantif tentang agama dan juga menawarkan adanya dialog termasuk dialog Sunni dan Syiah.

“Dialog itu sebagai sesuatu yang memang harus dibuka di ruang publik tanpa ada kecemasan, kecurigaan dan ketakutan,” ujar Haidar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebab, menurut Haidar, ketika dialog tersebut ditutup, justru nanti akan menimbulkan potensi-potensi laten terjadinya konflik. Dan di lingkungan teman-teman Kristen maupun Katholik, lanjutnya, ternyata pertumbuhan pemikiran, sekte dan berbagai kelompok juga begitu banyak dan beragam.

Hal itu, kata Haidar, menjadi sebuah realitas baru di dalam kehidupan yang apabila dibaca secara sosiolgis ketika masyarakat semakin modern, garang, serta berhadapan dengan realitas instrumental itu, maka orang akan lari kepada nilai-nilai sublame yang mungkin tarikahnya berbeda, entah itu yang jarak pandang (berpikir)nya jauh maupun pendek.

“Nah, untuk jarak pandangnya yang pendek inilah kemudian menemukan serpihan-serpihan pandangan keagamaan orang yang ekslusif, dan bahkan sampai batas tertentu bersifat radikal,” pungkas Haidar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:haidar nasirliberalismeMuhammadiyahpeluncuran buku fikih kebinekaanpluralismesekulerismesunnatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keutamaan Hari Jum'at Keagungan dan Keutamaan Hari Jum’at
Tulisan selanjutnya PP Muhammadiyah Luncurkan Buku Fikih Kebinekaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?