Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Tawarkan Mundur Sebagian Dari Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juni 2003 18:44 6:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juni 2003 18:44
Bagikan
Bagikan

Para pejabat Israel dan Palestina bersiap membahas penarikan sebagian serdadu Israel dari Jalur Gaza. Usul itu merupakan bagian dari topik perundingan keamanan, yang digelar hari Sabtu (14/06/03), meski telah terjadi satu pekan tindak kekerasan, yang menewaskan 60 orang.

Israel mengajukan sejumlah syarat berkaitan dengan tawaran penarikan mundur itu, termasuk diakhirnya serangan roket Palestina terhadap pemukiman Israel.

Perdana Menteri Abu Mazen enggan menerima syarat ini, tanpa terlebih dahulu menyepakati gencatan senjata dengan kelompok militan Palestina, Hamas.

Israel membantah laporan-laporan bahwa negara itu bersedia menangguhkan serangan peluru kendali, dan operasi-operasi militer lain di Gaza selama tiga hari, guna memungkinkan Abbas, alias Abu Mazen, mengadakan kontak dengan kelompok-kelompok militan.

Kepala keamanan Palestina, Mohammed Dahlan mungkin bertemu pejabat senior pertahanan Israel, Jenderal Amos Gilad, dalam pertemuan yang akan berlangsung, setelah hari Sabtu Yahudi berakhir Sabtu (14/06/03) petang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, menteri penerangan Palestina, Nabil Amr mengumumkan bahwa Palestina siap mengambil alih tanggung jawab keamanan di daerah-daerah di Jalur Gaza, yang ditinggalkan serdadu pendudukan Israel. Tanggung jawab itu termasuk mencakup menghentikan serangan roket terhadap pemukiman Israel.

Daur kekerasan

Namun, Hamas menolak rencana peta jalan damai yang didukung Amerika, dan menghentikan perundingan gencatan senjata dengan Abu Mazen pekan lalu.

Kelompok Hamas melancarkan pemboman bunuh diri terhadap sebuah bus di Jerusalem, dan memakan 17 korban, sebagai balasan atas upaya Israel membunuh pemimpin politik Hamas, Abdel-Aziz al-Rantissi.

Serangkaian serangan pembalasan kemudian bergulir. Israel menyatakan perang habis-habisan melawan Hamas. Akibatnya, 36 orang Palestina, dan 24 Israel tewas dalam satu pekan terakhir.

Wartawan BBC David Chazan di Jerusalem mengatakan, pertemuan para pejabat keamanan tengah berlangsung di bawah tekanan keras Amerika Serikat, dan Mesir.

Dia mengatakan, mereka sangat prihatin bahwa meningkatnya tindak kekerasan pekan ini menggerogoti peta jalan damai.

Peta jalan itu sendiri mengharuskan Israel melakukan penarikan serdadu secara bertahap di Tepi Barat, dan Jalur Gaza, sementara Palestina menghentikan serangan.

Pemimpin Palestina Yasser Arafat dilaporkan bertemu dengan Abu Mazen, guna membahas syarat-syarat yang diajukan Israel untuk menarik pasukan dari Gaza.

Serangan Helikopter

Hari Jumat (13/06/03), militer Israel melancarkan dua serangan rudal lanjutan ke sasaran-sasaran di Gaza City, dan menewaskan seorang warga dan mencederai 39 orang lain.

Dalam serangan pertama, rudal menghantam sebuah mobil, dan menewaskan anggota Hamas, Fuad al-Lidawi, 26 tahun. Para pejabat militer Israel mengatakan, dia tengah mempersiapkan serangan roket terhadap Israel.

Dalam serangan kedua, meriam helikopter menyerang apa yang digambar Israel sebagai gudang senjata.

Namun, orang-orang Palestina mengatakan, rumah yang menjadi sasaran milik seorang tersangka anggota Hamas. Utusan khusus Amerika, John Wolf, yang tiba di Timur Tengah akhir pekan ini, sedianya akan diminta memantau penerapan rencana peta jalan damai. Namun, para wartawan mengatakan, Wolf kini harus mondar-mandir untuk menemui para pejabat Palestina dan Israel, dalam upaya untuk membujuk mereka akan meredakan tindak kekerasan. – (bbc/m3/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Pesawat AS Ditembak Jatuh di Iraq
Tulisan selanjutnya Jenazah Hartono Mardjono Dimakamkan Hari Ini Bada Zuhur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan

Berita
24 September 2026 10:39
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat

Terbaru

  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
  • Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
  • Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
  • Hujan Deras Merendam Bangkok
  • Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
  • Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
  • Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
  • Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?