Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sopir Suu Kyi Terpilih Jadi Presiden ‘Boneka’ Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2016 12:13 12:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2016 10:30
Bagikan
Htin Kyaw dan Aung San Suu Kyi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Parlemen Myanmar (Burma) memilih Htin Kyaw sebagai presiden yang baru dari kalangan sipil, setelah 50 tahun terakhir dipimpin rezim militer.

Htin Kyaw adalah teman karib dan orang kepercayaan Aung San Suu Kyi, yang partainya Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memenangi mayoritas kursi di parlemen November tahun lalu.

“Kemenangan! Ini adalah kemenangan saudari Aung San Suu Kyi. Terima Kasih,” kata Htin Kyaw setelah dinyatakan menang dengan 360 dari 652 suara di majelis rendah dan tinggi hari Selasa (15/3/2016).

Di tempat kedua dalam pemilihan presiden oleh parlemen adalah Myint Swe, yang dinominasikan oleh militer dengan perolehan suara 213. Dia dianggap seorang garis keras dan merupakan teman dekat bekas pemimpin junta militer Than Shwe.

Teman satu partai Htin Kyaw dari etnis minoritas Chin yang dicalonkan majelis tinggi, Henry Van Thio, berada di posisi ketiga dengan 79 suara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Myint Swe dan Henry Van Tio masing-masing otomatis menjadi wakil presiden pertama dan kedua.

Menurut sistem politik di Myanmar yang berlaku saat ini, masing-masing majelis di parlemen mengajukan calon presiden dan calon ketiga dipilih oleh militer.

Baca juga: Partai Aung San Suu Kyi Ajukan Bekas Sopirnya Sebagai Calon Presiden Myanmar

Dilansir BBC, para koresponden melaporkan bahwa pemilihan Htin Kyaw mendapatkan dukungan luas dari orang-orang Burma, karena reputasinya sebagai orang kepercayaan Suu Kyi.

Suu Kyi, putri mendiang Jenderal Aung San, dilarang menjadi presiden oleh konstitusi, tetapi dia mengatakan tetap akan memimpin negara itu “di atas presiden”. Dengan kata lain, Htin Kyaw, yang merupakan teman sekolahnya akan menjadi presiden boneka wanita peraih Nobel Perdamaian yang dianggap pembela demokrasi di Myanmar itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Bantu 31 Juta Dollar Bangun Perumahan di Gaza
Tulisan selanjutnya Vatikan Menyetujui Pengkudusan Bunda Teresa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?