Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Menghambur-hamburkan Uang, Malah Dianggap Pahlawan

Bambang S
Terakhir diupdate: 6 April 2016 13:31 1:31 pm
Bambang S
Dipublikasikan 6 April 2016 13:31
Bagikan
Bagikan

SEORANG ibu menelepon saya. Sambil terisak-isak ia mengadukan persoalannya. Suaminya tiba-tiba dicokok polisi dengan tuduhan koropsi. Tentu ia tak percaya, tapi itulah alasanya polisi. Ia seperti disambar petir disiang bolong.

Ia tak bisa membayangkan andaikan tuduhan itu betul. Betapa malunya seluruh keluarganya. Maka wajar kalau si ibu ini terpukul. Ia kemudian minta tolong saya untuk membebaskan suaminya. Ia mungkin berfikir saya punya akses dengan polisi.

Padahal saya sama sekali tak punya akses itu. Tetapi kalau saya menolak tentu dia bakal semakin sedih. Untuk menenangkannya, saya pun menyanggupi.

“Ibu punya uang berapa?” kata saya kemudian. Ia bilang punya 9 juta rupiah. Uang itu saya minta dan pagi itu saya ambil ke rumahnya. Mungkin, ia berfikir saya akan menyuap polisi agar membebaskan suaminya.

Tentu saya seburuk itu. Uang itu saya bawa keliling Yogyakarta bersama seorang teman. Setiap ketemu orang miskin saya beri uang. Ketemu dengan tukang becak saya kasih Rp 200  rupiah. Ketemu orang ngamen saya beri Rp 300 ribu, ketemu pengemis saya beri Rp 200 ribu. Pokoknya setiap berjumpa orang yang kelihatan miskin saya kasih. Mereka terheran-heran. Jangankan kenal, bertemu sebelumnya pun tidak. Tiba-tiba kok memberi uang. Mungkin mereka berfikir begitu. Setelah memberi saya langsung pergi, sehingga tak ada kesempatan mereka untuk bertanya-tanya. Hampir sehari penuh saya membagi-bagi hingga uang habis.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Malamnya si ibu tadi telepon lagi. Kali ini nadanya gembira dan penuh syukur. “Terima kasih Ustadz, atas pertolongannya sehingga suami saya sekarang sudah bebas,” katanya. Berkali-kali ia menghaturkan ucapan terima kasih itu seakan-akan saya yang telah membebaskan suaminya. Saya dianggap pahlawan.

Saya tentu gembira dan bersyukur. Tetapi dalam hati sebenarnya saya tertawa. Bagaimana saya dianggap pahlawan, la wong saya justru “menghambur-hamburkan” uang dia. “Lo, saya tidak berbuat apa-apa Bu. Saya cuma membagi-bagikan uang Ibu kepada fakir miskin,” kata saya. Ia percaya atau tidak, saya serahkan pada dia.

Tetapi ada hikmah yang lain. Setelah kejadian itu si ibu jadi aktif mengikuti taklim. Bahkan pada saat Ramadhan digelar pengajian tiap hari di restorannya. Saya juga pernah diundang mengisi pengajian itu. Ia punya restoran Padang di Yogyakarta. Saya dengar, restoran itu kini sudah punya  cabang. Syukurlah.

Yang unik cara mengelola restorannya. Karyawannya tidak digaji tiap bulan. Mereka mendapat bagi hasil per tiga bulan sekali. Jadi setiap tiga bulan keuntungannya dihitung, lalu dibagi berdasarkan prosentase antara karyawan dengan pemilik. Dengan begitu karyawan menjadi lebih bersemangat bekerja dan melayani tamu dengan baik.

Hikmah yang lain lagi, setiap saya makan di situ selalu gratis. He…he… (Seperti diceritakan Kang Puji kepada Suara Hidayatullah)

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pahlawanUang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Setetes Embun dari Rumah Allah (2)
Tulisan selanjutnya [Foto] Ini Hasil Nelayan Gaza Setelah Melaut 9 Mil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?