Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

[Foto] Ini Hasil Nelayan Gaza Setelah Melaut 9 Mil

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 April 2016 16:27 4:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 April 2016 16:27
Bagikan
Ada 4.000 nelayan di jalur Gaza, yang juga menjadi rumah bagi 1,95 juta penduduk
Bagikan

Hidayatullah.com–Nelayan Gaza mulai menikmati ikan-ikan setelah memulai melaut dan mengarungi perairan lepas pantai mereka hinga 9 mil, sejak diblokade penjajah Israel.

Setelah pertempuran terakhir antara penjajah Israel dengan pejuang Palestina tahun 2014 silam, Zionis- Israel membolehkan para nelayan Gaza untuk berlayar sejauh 6 mil dari bibir pantai, dimana sebelumnya mereka hanya diperbolehkan berlayar sejauh 3 mil.

Selain pembatasan jarak melaui para nelayan, pasukan angkatan laut Zionis Israel juga kerap mengintimdasi dan menteror para nelayan Gaza dengan menembak mereka secara sporadis.

Hari Ahad (03/04/2016) malam,  lebih dari 200 perayu nelayan Gaza menuju laut dari pelabuhan Gaza dan kembali pada Senin pagi.

Alhamdulillah, atas kehendak Allah Subhanahu Wata’ala, mereka mendapatkan tangkapan.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Raed Abu Ouda (35), kembali dari perjalanan melaut semalam dekat dengan batas sembilan mil, namun mengatakan ia mengaku masih kecewa dengan hasil tangkapannya.

Nelayan Gaza - Yahoo
Blokade ‘Israel’ atas Jalur Gaza sejak 2007 mengakibatkan para nelayan Palestina hanya bisa melaut dalam zona penangkapan ikan yang terbatas [AFP]
“Saya berharap dengan izin baru untuk menangkap bumper,” katanya kepada AFP. “Setelah 17 jam kerja kami tidak mendapatkan apa yang kita harapkan.”

Menurutnya, jarak diperpanjang berarti nelayan dapat menangkap jenis lebih menguntungkan dari ikan seperti kerapu, ujar Raid Abu Ouda menambahkan.

Nizar Ayyash, ketua serikat nelayan Gaza, mengatakan antara 200 dan 300 kapal keluar pada hari Minggu malam.

Menurut COGAT, sebuah unit di Departmen Pertahanan yang mengurus masalah Gaza, di halaman Facebook-nya perpanjangan zona bisa menambahkan 400.000 shekel ($ 106.000) per tahun bagi perekonomian Gaza.

Tapi Ayyash, Ketua Persatuan Nelayan Palestina di Gaza mengatakan sebagian besar telah kecewa dan menyebut sebagai ekstensi “tidak memadai”.

“Kami juga memprotes seringnya tentara Israel menangkap nelayan yang keluar dari batas ketentuan, dan menyita kapal serta peralatan memancing mereka. Padahal sesuai perjanjian Oslo, Israel sepakat dan seharusnya memberikan kawasan bahari sampai 37 kilometer di zona perairan Mediterania. Itu hak Palestina,” ujar Ayyash.

Menurutnya, jumlah yang dibuka sekarang, masih kurang dari setengah radius yang disepakati pada perundingan damai antar kedua negara di Norwegia.

Lebih jauh, dia berharap Israel lebih melonggarkan pembatasan untuk 20 mil.

Pejabat pemerintahan sipil Palestina mengatakan pada Ma’an bahwa sejak pukul dua pagi kemarin (3/4), para nelayan Palestina bisa melaut sejauh sembilan mil laut dari arah selatan Wadi Gaza. Zona penangkapan ikan, kata sumber tersebut, akan tetap berada dalam enam mil laut utara Wadi Gaza.

Nelayan Gaza - 1
@alquds

Sumber tersebut menyatakan, komite pemerintahan sipil Otoritas Palestina telah mencapai kesepakatan dengan penjajah Zionis untuk mengizinkan masuknya bahan-bahan yang dibutuhkan para nelayan Gaza. Bahan-bahan tersebut termasuk perlengkapan untuk memperbaiki kapal-kapal nelayan.

Sedikitnya ada 4.000 nelayan di jalur Gaza, yang juga menjadi rumah bagi 1,95 juta penduduk. Yang dicatat sebagai salah satu tingkat pengangguran tertinggi di dunia.

Selain batas maritim, Israel telah memberlakukan blokade tanah di Jalur Gaza sejak tahun 2006, sementara Mesir telah sebagian besar juga menutup perbatasannya.

Seperti diketahui, blokade ‘Israel’ atas Jalur Gaza sejak 2007 mengakibatkan para nelayan Palestina hanya bisa melaut dalam zona penangkapan ikan yang terbatas. Batas-batas zona tersebut diputuskan oleh penjajah Zionis dan terus berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Terakhir, saat gencatan senjata yang mengakhiri serangan ‘Israel’ atas wilayah Palestina tahun 2014 disepakati, penjajah Zionis memperluas zona melaut hingga enam mil dari sebelumnya hanya tiga mil laut.

Padahal berdasarkan Perjanjian Oslo yang ditandatangani antara ‘Israel’ dan Otoritas Palestina pada awal tahun 1990-an, zona penangkapan ikan secara teknis adalah 20 mil laut. Namun, menurut Pusat Hak Asasi Manusia Palestina, pasukan Angkatan Laut ‘Israel’ seringkali melepaskan tembakan kepada para nelayan yang berada dalam batas ini sehingga mereka hidup dalam bahaya setiap harinya.

Tahun lalu Angkatan Laut ‘Israel’ menembak nelayan-nelayan Palestina setidaknya 139 kali, menewaskan tiga orang, melukai puluhan orang, dan merusak sekitar 16 kapal nelayan. Militer Zionis seringkali berdalih bahwa penembakan diperlukan untuk mencegah kemungkinan “ancaman keamanan”. Tindakan yang pada hakekatnya bertujuan menghancurkan sektor pertanian dan perikanan wilayah Palestina yang diblokade penjajah Zionis sejak 2007 itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Blokade IsraelgazaikannelayanZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menghambur-hamburkan Uang, Malah Dianggap Pahlawan
Tulisan selanjutnya Sterilkan Rumah Kita dari Penyakit Homoseksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?