Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Inilah Rudal Fattah Iran yang Sukses Jebol Iron Dome ‘Israel’

Rudal hipersonik Iran, Fattah, dilaporkan memiliki jangkauan 1.400 kilometer (870 mil) dan dapat melesat hingga Mach 15 (5,1 kilometer atau 3,2 mil per detik) sebelum mencapai targetnya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2024 19:06 7:06 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Oktober 2024 19:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Iran, pada malam 1 Oktober, melancarkan serangan terbesarnya ke Israel dengan menembakkan 180 rudal balistik, termasuk Fattah-2, yang sebagian berhasil menembus pertahanan udara Iron Dome. Meski sebagian besar dilaporkan berhasil dicegat oleh pertahanan anti-rudal yang dioperasikan oleh Israel, Amerika Serikat, dan Yordania. Serangan ini semakin memperpanas situasi Timur Tengah yang membara sejak tahun lalu.

Daftar isi
  • Kemampuan rudal balistik hipersonik Iran
  • Apa itu rudal hipersonik?
    • Rudal Fattah
      • Rudal Fattah-2
  • Perkembangan rudal hipersonik
    • Rusia memimpin
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Kemampuan rudal balistik hipersonik Iran

Iran memiliki ribuan rudal balistik dan rudal jelajah dengan jangkauan yang berbeda-beda. Menurut laporan tahun 2021 oleh Proyek Ancaman Rudal di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), Jenderal Angkatan Udara AS Kenneth McKenzie menyatakan pada tahun 2023 bahwa Iran memiliki “lebih dari 3.000” rudal balistik.

Dalam serangan terbarunya, Iran mengerahkan Fattah-1 yang oleh media disebut-sebut sebagai rudal hipersonik yang mampu melesat dengan kecepatan Mach 5 (sekitar 3.800 mph atau 6.100 km/jam).

Apa itu rudal hipersonik?

Rudal hipersonik diklasifikasikan sebagai proyektil yang melaju dengan kecepatan setidaknya Mach 5, yang berarti lima kali kecepatan suara – sekitar 1,7 kilometer (1,05 mil) per detik atau 6.174 kilometer (3.836 mil) per jam.

Meskipun beberapa rudal balistik dapat mencapai kecepatan ini, rudal hipersonik terbilang luar biasa karena kemampuannya untuk bermanuver secara tak terduga setelah kembali memasuki atmosfer Bumi. Hal ini membuat rudal hipersonik jauh lebih sulit untuk dideteksi dengan sistem radar dan lebih sukar untuk dicegat dengan teknologi pertahanan yang ada.

Baca Juga

Hubungan Agama dan Sains
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Amerika dan Perang Salib Baru?
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran

Rudal Fattah

Rudal hipersonik Iran, Fattah, dilaporkan memiliki jangkauan 1.400 kilometer (870 mil) dan dapat melesat hingga kecepatan Mach 15 (5,1 kilometer atau 3,2 mil per detik) sebelum mencapai targetnya.

Rudal Fattah, yang dikembangkan oleh Iran, memiliki corong tambahan yang dapat digerakkan dan propelan padat untuk meningkatkan kemampuan manuver di dalam dan di luar atmosfer. Para komandan senior dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa tidak ada sistem pertahanan rudal yang dapat menandingi Fattah, yang mereka klaim merupakan “lompatan generasi” dalam teknologi rudal, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Iran.

Rudal Fattah-2

Fattah-2, yang dilepaskan dalam serangan Iran 1 Oktober, ditenagai oleh mesin bahan bakar padat berbentuk bola dan memiliki perangkat re-entry dengan bahan bakar hidrazin untuk akselerasi dan kemampuan manuver, yang memungkinkan kemudi tepat selama re-entry.

Re-entry dalam konteks ini merupakan sebuah pergerakan objek dari luar angkasa ke dalam dan melalui gas atmosfer planet Bumi.

Setelah serangan 1 Oktober, Garda Revolusi Iran mengklaim tingkat keberhasilan rudal mereka menuju target mencapai 90 persen, tetapi “Israel” dan Amerika Serikat melaporkan bahwa pasukan mereka berkolaborasi untuk mencegat dan menembak jatuh sebagian besar rudal yang diluncurkan Iran.

Perkembangan rudal hipersonik

Banyak negara secara aktif mengembangkan senjata hipersonik untuk mendapatkan keunggulan militer, meskipun mereka menghadapi tantangan teknis yang signifikan. Misalnya, suhu ekstrem yang dihasilkan oleh gesekan atmosfer dan partikel super panas yang mengelilingi rudal mempersulit komunikasi radio.

Rusia memimpin

Sejauh ini, Rusia dan China telah memamerkan berbagai senjata hipersonik, dengan Rusia menjadi satu-satunya negara yang dikonfirmasi telah menggunakannya dalam pertempuran. Amerika Serikat telah melakukan uji coba namun masih tertinggal dari para pesaingnya.

Rudal Fattah-1 Iran memiliki jangkauan 1.400 kilometer (870 mil) dan dapat mencapai kecepatan hingga Mach 15 (5,1 km atau 3,2 mil per detik). Rudal ini memiliki nosel sekunder yang dapat digerakkan dan propelan padat, sehingga meningkatkan kemampuan manuvernya dan konon memungkinkannya untuk menghindari sistem pertahanan rudal.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineiranIron DomeisraelRudal BalistikRudal FattahRudal HipersonikSerangan Rudal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salah satu ruang tahanan penjara Bonne Terre di mana Marcellus Williams dieksekusi mati Penjara Berkeamanan Tinggi Bonne Terre, Tempat Marcellus Williams Dieksekusi Mati
Tulisan selanjutnya Durian Malaysia Habis Terjual di China Kurang dari 24 Jam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Opini

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

25 Juni 2026 17:06
Artikel

Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

16 Juni 2026 16:34
Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

3 Juni 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?