Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Menanti Keadilan terhadap Muslim Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Mei 2015 08:08 8:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Mei 2015 08:08
Bagikan
Kepedulian kepada Muslimin Rohingya jangan dirusak pula dengan mengintimidasi umat Buddha di tanah air
Bagikan

oleh: Fahmi Salim, MA

SETELAH Perang badar, kaum Yahudi Bani Qainuqa’ terus memperlihatkan kebencian mereka kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam dan kaum Muslimin. Mereka menolak ajakan masuk Islam dari Rasulullah dan melecehkan kemenangan kaum Muslimin pada Perang Badar. Puncak kebencian mereka kepada Islam dan Muslimin akhirnya terjadi di pasar Bani Qainuqa’.

Ketika itu, seorang wanita Muslimah mereka permainkan sehingga terbuka auratnya di bagian belakang. Mereka tertawa-tawa dengan pelecehan ini. Seorang sahabat Rasul yang mendengarkan jeritan wanita Muslimah yang dipermalukan, langsung melompat dan membunuh lelaki  Yahudi yang telah menyingkap aurat Muslimah tersebut. Namun akibatnya, dia dikeroyok oleh Yahudi Qainuqa’ dan dibunuh.

Pengkhianatan Yahudi Qainuqa’ ini langsung disikapi oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam. Pasukan Muslim mengepung mereka berhari-hari sampai mereka menyerah. Setelah menyerah, mereka dihukum Rasulullah dengan diusir keluar dari Kota Madinah.

Satu tahun setelah kejadian tersebut, Yahudi bani Nadhir juga melakukan pengkhianatan. Mereka membuat makar untuk membunuh Rasulullah. Yaitu dengan naik ke atas bangunan dan menjatuhkan batu besar ke Rasulullah yang duduk di bawah. Tapi, malaikat Jibril mengabarkan rencana ini kepada Rasulullah, sehingga Beliau langsung bangkit dari tempat tersebut dan segera kembali pulang.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Kemudian, Rasulullah membawa pasukan dan mengepung Yahudi bani Nadhir beberapa hari sampai menyerah. Lalu mereka dihukum oleh Rasulullah dengan diusir keluar dari Kota Madinah. Setahun lebih setelah pengkhianatan tersebut, Yahudi Bani Quraizhah juga berkhianat. Dalam Perang Khandaq mereka ikut serta berkonspirasi dengan kafir Quraisy yang datang menyerang Madinah.

Kaum Muslimin Madinah benar-benar terkepung dan dalam kondisi mencekam serta ketakutan. Setelah Allah Subhanahu Wata’ala menangkan kaum Muslimin dalam Perang Badar, Rasulullah langsung menghukum Bani Quraizhah. Mereka dikepung berhari-hari sampai menyerah. Setelah menyerah, seluruh lelaki Yahudi Bani Quraizhah dibunuh, dan kaum wanita serta anak-anak menjadi budak. Itulah hukuman bagi mereka para pengkhianat.

Dari tiga peristiwa tersebut, banyak sekali hikmah dan pelajaran yang dapat diambil. Salah satunya sikap adil Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam. Di mana Rasulullah hanya menghukum orang atau kaum yang bersalah saja.

Ketika Yahudi Qainuqa berkhianat di Madinah, maka yang dihukum dan diusir hanya Bani Qainuqa saja. Kaum Yahudi yang lain seperti Bani Nadhir dan Quraizhah sama sekali tidak dihukum dan diusir.

Lalu ketika Yahudi Bani Nadhir yang berkhianat, maka hanya mereka saja yang dihukum dan diusir. Yahudi lain tidak terkena hukuman dan sama sekali tidak diusik. Begitu juga ketika Yahudi Quraizhah berkhianat, hanya mereka yang dihukum.

Sedangkan Yahudi lain tidak diusik. Ketika Rasulullah wafat, baju besi Beliau masih tergadai kepada seorang Yahudi.Terlihat bagaimana Rasulullah tidak mengeneralisir permasalahan. Yang bersalah dan terlibat dalam pengkhianatan, mereka saja yang dihukum. Sedangkan yang lain yang tidak terlibat, tidak ikut diberi hukuman

Umat Buddha Indonesia

Dalam konteks peristiwa kezhaliman yang menimpa kaum Muslimin Rohingya, tentunya semua umat Islam wajib berempati. Memberikan berbagai bantuan yang mungkin dilakukan untuk menolong dan meringankan beban mereka. Apalagi bila Muslimin Rohingya tersebut sudah sampai lari dan mengungsi ke negeri mayoritas umat Islam Indonesia.

Maka umat Islam Indonesia berkewajiban menolong mereka dan memberikan segala fasilitas yang bisa menjamin keselamatan mereka. Semua langkah-langkah solidaritas, penggalangan bantuan dan dana, sangat layak diapresiasi dan didukung. Itulah ciri persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah) setiap Muslim.

Namun di balik itu, adalah sebuah sikap yang tidak bijak serta jauh dari keadilan bila ada pula yang mengajak atau menyuarakan pembalasan kezhaliman tersebut kepada umat Buddha yang ada di Indonesia. Baik itu hanya berupa komentar, tulisan pendek, status di media social (Medsos) dan sejenisnya, apalagi sampai ada aksi di lapangan yang mengintimidasi saudara sebangsa dan setanah air dari umat Buddha.

Apa salah mereka terhadap kaum Muslimin Rohingya? Mereka tidak ikut serta dalam tindakan pembantaian di sana. Umat Islam di Indonesia harus bersikap adil. Jangan samapai propokatif atau terprovokasi.

Kepedulian kepada Muslimin Rohingya jangan dirusak pula dengan mengintimidasi umat Buddha di tanah air. Kita mesti meneladani kaum Muslimin di Nepal yang dengan jiwa besar ikut serta menolong umat Buddha yang menjadi korban gempa. Tidak ada sedikitpun mereka kaitkan dengan kezhaliman kaum Buddha di Myanmar. Sebab, kaum Buddha Nepal tidak ikut serta melakukan kezhaliman.

Ada pihak-pihak yang akan beruntung bila terjadi konflik horizontal antarumat beragama di Indonesia. Indonesia akan goyang dan semakin lemah. Dan yang paling merugi serta dirugikan dengan melemahnya negara kita Indonesia adalah umat Islam sendiri. Karena itu, jangan terpancing, apalagi memancing.

Tidaklah tepat bila seorang Muslim dicederai oleh seorang Kristen di Eropa, lalu orang Kristen di Indonesia diciderai pula oleh kaum Muslimin.

اعْدِلُواْ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Maka berlaku adillah! Adil itu lebih dekat kepada taqwa.” (QS Al Maidah: 8);

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُونُواْ قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاء لِلّهِ وَلَوْ عَلَى أَنفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ

 “Maka jangan ikuti hawa nafsu, agar kalian berlaku adil.” (QS An Nisa: 135). Wallahu A’lam!

Inisiator MIUMI dan Pengurus MUI Pusat

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:auratmadinahMuslimahpelecehanyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBNU: PBB Harus Tindak Tegas Myanmar Yang Biarkan Pembantaian Muslim Rohingya
Tulisan selanjutnya Hijab Bagi Wanita TNI Akan Dibahas Dalam Rapat Kerja Komisi I

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?