Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Idlib Dibanjiri Pengungsi dari Aleppo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Desember 2016 10:24 10:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Desember 2016 10:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan penduduk Aleppo yang melarikan diri dari kota itu kini berbondong-bondong menuju Idlib dengan banyak mengalami penderitaan akibat infeksi kuman pada luka yang dialami selain mengalami hipotermia dan kekurangan gizi.

Maram, anak berusia 5 bulan, menjadi salah satu pasien yang ditangani oleh ahli bedah, dr. Mounir Hakimi.

“Dia kehilangan kedua orang tuanya dalam serangan udara, terdapat beberapa tulang yang patah, luka di perutnya, dan kehilangan sebagian kulit”, ujar Hakimi.

Menurutnya, Maram sempat ditinggal di rumah sakit, hingga kemudian diangkut oleh ambulans evakuasi.

Hakimi melanjutkan, kasus Maram banyak dialami oleh pengungsi lainnya. Dokter di Idlib telah melihat puluhan luka yang terinfeksi secara serius.

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Menurut Hakimi, beberapa diantaranya kemungkinan perlu diamputasi atau harus mengalami cacat jangka panjang dan permanen.

Staf medis terutama dokter bedah melaporkan telah melakukan operasi hingga 12 jam sehari sedangkan perlengkapan medis terpaksa ditambah dua kali lipat dari kebutuhan normal.

Dokter di Idlib menyaksikan puluhan korban mengalami luka yang terinfeksi kuman dan mulai membusuk akibat cedera yang dialami akibat serpihan peluru atau bom.

Aleppo, Kota Para Ulama Ahlus Sunnah yang akan jadi ‘Kota Syiah”?

Menurut Ketua Suriah Relief, Mounir Hakimi yang juga dokter bedah, banyak korban yang terluka terpaksa harus diampurasi.

“Akibat serangan berkelanjutan di Aleppo, serpihan bom atau peluru tertanam pada tulang belakang korban terutama anak-anak menyebabkan mereka lumpuh dan kami menyaksikan anak-anak menjadi buta sebelah mata akibat serpihan itu, ” katanya dikutip Aljazeera, Rabu (28/12/2016).

Banyak warga  mulai mengalami gejala trauma psikologis.

“Seorang ayah yang memiliki putra berusia tiga tahun bertanya-tanya mengapa anaknya masih belum bisa berbicara. Anaknya lahir selama pertempuran meletus namun sampai hari ini masih tidak mampu berkata-kata karena mengalami kejutan dari serangan itu, ” katanya.

Infrastruktur medis di Idlib telah mengalami kerusakan sebelum evakuasi penduduk Aleppo setelah serangan bom barel selama lima tahun dan serangan udara Rusia terhadap rumah sakit, kantor pertahanan sipil dan sekolah.

Maram adalah salah satu dari 35.000 orang yang meninggalkan Aleppo pekan lalu saat pasukan rezim Bashar al Asaad  merebut kembali wilayah timur yang sebelumnya dikuasai milisi pembebasan.Mereka pergi ke propinsi Idlib, di mana mereka berharap bisa memulai hidup baru.

Para pengungsi baru itu merasakan situasi keamanan yang lebih baik di kota Idlib, sangat kontras dengan pertempuran dan serangan-serangan udara yang mengepung Aleppo dalam beberapa pekan terakhir ini.

“Situasi di kota ini tenang,” kata Abd al-Latif Tarboush, seorang warga Aleppo yang tiba di  Idlib pekan ini. “Tidak ada pemboman atau pertempuran, terima kasih Tuhan.”

Ribuan Warga Pro Bashar Rayakan Kemenangan Jatuhnya Aleppo Timur

Meski demikian, beberapa pekan lalu dilaporkan terjadi serangan-serangan udara di daerah pinggiran Idlib.

Idlib sudah menjadi sasaran serangan udara Suriah dan Rusia, namun belum jelas apakah Suriah akan mengirimkan pasukan darat ke sana atau untuk sementara ini hanya mengepung mereka.

Komite Penyelamatan Internasional berkata bahwa “Selamat dari Aleppo bukan berarti selamat dari perang. Setelah menyaksikan kebrutalan serangan terhadap penduduk Aleppo, kami sangat khawatir bahwa pengepungan dan bom curah akan mengikuti ribuan orang yang tiba di Idlib.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al asaadEvakuasiIdlibkekurangan gizipenduduk AleppoPengungsi dari Aleppopengungsi Suriahrusiaserangan bom barelserangan ke Alepposerangan udara Rusia ke Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nyawa Anak dalam Keluarga Literasi
Tulisan selanjutnya Refleksi Akhir Tahun Negeri Zamrud Khatulistiwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?