Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Media Sosial, Tren Pacaran Remaja Berujung Kehamilan tak Diinginkan

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Mei 2025 10:22 10:22 am
Ahmad
Dipublikasikan 16 Mei 2025 10:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perwakilan Entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) di Indonesia, Nurul Hilaliyah, menyatakan keprihatinannya terkait meningkatnya angka kehamilan remaja yang dipengaruhi oleh penggunaan media sosial.

Menurutnya, kurangnya literasi digital dan pendidikan seksual menjadi faktor utama dalam fenomena ini.

“Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja saat ini. Namun, tanpa pemahaman yang benar tentang konten yang mereka konsumsi, remaja rentan terhadap informasi yang menyesatkan, termasuk mengenai seksualitas,” kata Nurul dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (15/5/2025), seperti dilaporkan oleh Antara.

Nurul menjelaskan bahwa tren kehamilan remaja terutama terjadi pada usia sekolah SMP dan SMA, dengan banyak dari mereka yang memulai hubungan dari perkenalan di media sosial.

Bahkan, data menunjukkan bahwa 35 persen dari kehamilan remaja yang tidak diinginkan terjadi karena interaksi awal melalui media sosial.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Edukasi dan Pengawasan Media Sosial  

Nurul menekankan pentingnya edukasi literasi digital dan kesehatan reproduksi bagi remaja. Ia mengusulkan agar pendidikan seksual yang komprehensif serta edukasi penggunaan media sosial yang bijak dimasukkan dalam kurikulum sekolah.

“Kami mendorong adanya edukasi tentang kesehatan reproduksi, penggunaan media sosial, dan pengawasan dari orang tua. Jangan hanya mengawasi, tapi juga membimbing,” jelasnya.

Selain itu, Nurul mengungkapkan bahwa UN Women telah meluncurkan kampanye media sosial yang bertujuan untuk menyebarkan informasi yang akurat mengenai kesehatan reproduksi dan hubungan yang sehat. Kampanye ini melibatkan influencer dan tokoh masyarakat untuk menjangkau audiens remaja lebih efektif.

Ria Ulina, perwakilan Badan PBB yang berfokus pada masalah kependudukan, pembangunan, serta kesehatan seksual dan reproduksi (United Nations Population Fund/UNFPA), mengungkapkan hal serupa.

Ia mencatat banyak perkawinan anak terjadi bukan karena kekerasan, tetapi karena jatuh cinta yang dimulai dari perkenalan di media sosial.

“Anak-anak sekarang cenderung menikah muda bukan karena terpaksa, tapi karena cinta yang dipengaruhi media sosial. Itu sebabnya edukasi dan literasi digital menjadi penting,” kata Ria, dikutip dari Antara.

Menurut data dari BKKBN, angka kehamilan remaja di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir. Akses mudah ke konten dewasa di internet dan kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak mengenai pendidikan seksual menjadi penyebab utama.

UN Women dan UNFPA sepakat untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan seksual dan literasi digital melalui program-program kolaboratif dengan pemerintah dan organisasi non-pemerintah.

“Penting bagi kita semua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung remaja dalam membuat keputusan yang tepat mengenai kesehatan dan kehidupan mereka. Ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga,” tutup Nurul.

Dengan meningkatnya kesadaran dan kerja sama dari berbagai pihak, diharapkan angka kehamilan remaja di Indonesia dapat ditekan, dan remaja dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan mendukung.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:angka kehamilanHeadlinekehamilan remajaKesetaraan gendermedia sosialmedsosPBBPemberdayaan Perempuan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 18 Anggota OPM dan Pentolannya Tewas dalam Operasi Gabungan
Tulisan selanjutnya Arab Saudi ‘Manjakan’ Trump, Dirikan Restoran McDonald’s Keliling

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?