Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Penjajah  Bombardir Rumah Sakit Gaza Saat Pemimpin Arab Bahas ‘Perdamaian’ dengan Trump

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Mei 2025 13:38 1:38 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Mei 2025 13:37
Bagikan
Penjajah 'Israel' mengebom RS Eropa di Gaza (BBC)
Bagikan

Hidayatullah.com– Saat para pemimpin negara Arab bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Riyadh untuk membahas perdamaian Timur Tengah, ‘Israel’ melancarkan serangan udara ke dua rumah sakit di Khan Younis, Gaza, pada Selasa (13/5/2025).

Sedikitnya 28 orang syahid, termasuk seorang jurnalis, dan kerusakan parah terjadi di Rumah Sakit Eropa serta Rumah Sakit Nasser.

“Masih ada korban yang terdampar di jalan dan terjebak di bawah reruntuhan,” kata juru bicara pertahanan sipil Gaza.

Watch: Shocking footage shows the moment Israeli fighter jets pummeled the Gaza European Hospital in Khan Younis yesterday with 40 bunker-busting bombs. pic.twitter.com/ONwaSOvJJP

— Quds News Network (@QudsNen) May 14, 2025

“Serangan ini menargetkan warga sipil yang sedang mencari perlindungan. Masih ada korban terjebak di reruntuhan yang tidak dapat dijangkau tim penyelamat,” kata juru bicara pertahanan sipil Gaza dalam pernyataan resmi.

Militer ‘Israel’ mengklaim serangan ditujukan ke “pangkalan militan Hamas di bawah rumah sakit”, tetapi laporan Al Jazeera menunjukkan bom menciptakan kawah besar di area fasilitas medis.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Enam bom dijatuhkan secara bersamaan di Rumah Sakit Nasser, menewaskan dua orang, termasuk seorang jurnalis yang sedang dirawat.

“Kami mengecam keras serangan terhadap fasilitas medis yang seharusnya menjadi tempat perlindungan,” kata Direktur Human Rights Watch Gaza, Ahmad Salim.

Kerusakan di kedua rumah sakit sangat parah, dengan sebagian bangunan hancur dan peralatan medis rusak berat. Ambulans dan tim medis kesulitan mengevakuasi korban akibat puing-puing bangunan yang berserakan.

Serangan terhadap fasilitas medis telah memicu kecaman dari berbagai organisasi internasional.

Amnesty International dan Palang Merah Internasional mendesak ‘Israel’ untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan menghindari serangan terhadap infrastruktur sipil.

“Menargetkan rumah sakit adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan prinsip kemanusiaan,” ujar Sarah McAllister, Direktur Amnesty International Wilayah Timur Tengah.

Masyarakat internasional terus memantau perkembangan situasi di Gaza, sementara pertemuan puncak di Riyadh menjadi sorotan terkait respons negara-negara Arab terhadap genosida  tersebut.

Sementara itu, jumlah korban gugur akibat serangan penjajah ‘Israel’ di Gaza terus meningkat.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan total lebih dari 52.900 orang gugur sejak awal genosida , dengan mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak.

“Ini adalah krisis kemanusiaan yang harus segera dihentikan,” ujar Dr. Youssef Abu Rish, Kepala Layanan Medis Gaza.

#WATCH: #GCC leaders pose for a group photo with #US President @realDonaldTrump ahead of the Gulf-US summit in #Riyadh #TrumpInKSA https://t.co/RDVWCFrZMf pic.twitter.com/dwgOfTiX3f

— Arab News (@arabnews) May 14, 2025

Donald Trump Bertemu Pemimpin Arab

Sementara Gaza berdarah, Presiden AS Donald Trump menghadiri KTT GCC-AS di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (14/5/2025). Para pemimpin Teluk menyerukan penghentian serangan ‘Israel’ dan mendukung pencabutan sanksi terhadap Suriah.

“Kami bekerja sama dengan AS untuk meredakan Gaza, mengakhiri konflik, dan menemukan solusi dua negara,” tegas Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Di saat serangan terjadi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri pertemuan puncak dengan para pemimpin negara-negara Teluk di Riyadh, Arab Saudi.

Dalam pidatonya, Trump menyatakan komitmennya untuk mendukung stabilitas kawasan, tetapi tidak mengutuk serangan ‘Israel’.

Para pemimpin negara Teluk, termasuk Raja Bahrain Hamad bin Isa Al-Khalifa dan Emir Kuwait Sheikh Meshal Al-Ahmad Al-Sabah, mendesak diakhirinya kekerasan di Gaza.

“Kami menyerukan penghentian segera serangan ‘Israel’ yang membahayakan warga sipil,” tegas Emir Kuwait Sheikh Meshal Al-Ahmad Al-Sabah.

“Kebijakan Trump mencabut sanksi Suriah adalah langkah bijak. Tapi ketidakadilan di Palestina tetap akar masalah Timur Tengah, ” tambah Sheikh Meshal.

Sehari sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi menciptakan sejarah dengan menandatangani kesepakatan pertahanan bernilai US 142 miliar (Rp 2.283 triliun), setara dengan 12% APBN Indonesia 2024, pada Selasa (14/5/2025).

Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam sebuah upacara megah di Istana Kerajaan Saudi di Riyadh, dihadiri oleh Presiden AS Donald Trump dan Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman.

Perjanjian ini mencakup pembelian senjata senilai US$142 miliar, yang menjadi kesepakatan senjata terbesar yang pernah ada antara kedua negara. Selain sektor pertahanan, perjanjian ini juga mencakup investasi besar dalam teknologi kecerdasan buatan (AI), dengan perusahaan Saudi DataVolt menyuntikkan US$20 miliar ke proyek AI di AS.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Donald TrumpgazaHeadlineisraelKhan Younispalestinapemimin ArabpenjajahRS Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serukan Pemerintahan Bersih, Prabowo Sebut Kemiskinan Akar Masalah Dunia Islam
Tulisan selanjutnya 18 Anggota OPM dan Pentolannya Tewas dalam Operasi Gabungan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?