Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Prancis Memulangkan 15 Perempuan dan 32 Anak yang Ditahan di Suriah

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Januari 2023 22:12 10:12 pm
Ahmad
Dipublikasikan 26 Januari 2023 22:04
Bagikan
Anak-anak Yatim Suriah di pengusian yang kedinginan (Bulan Institute)
Bagikan

Hidayatullah.com—Prancis memulangkan 15 wanita dan 32 anak yang ditahan di kamp penjara di timur laut Suriah, menurut pernyataan yang dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri Prancis hari ini.  Sementara itu, tahanan dewasa diserahkan kepada otoritas peradilan.

“Anak di bawah umur diserahkan ke layanan yang bertanggung jawab atas tunjangan anak dan akan tunduk pada pemantauan medis dan sosial,” demikian pengumuman kementerian,” kata Kementerian Luar Negeri Prancis dikutip AFP.

Para wanita dan anak-anak yang kembali ke Prancis pada hari Selasa berada di kamp Roj di timur laut Suriah di bawah pemerintahan Kurdi, dekat perbatasan Turki dan Irak.

Selama dekade terakhir, ribuan ekstremis dari Eropa telah bermigrasi ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok Daesh, biasanya bersama keluarga mereka dan tinggal bersama di wilayah yang direbut di Irak dan Suriah, yang dinyatakan oleh Daesh sebagai ‘Kekhalifahan’ nya.

Namun, sejak jatuhnya ‘Daesh’ pada tahun 2019, banyak keluarga pejuang yang terbunuh atau ditahan sekarang ingin kembali, sehingga menimbulkan masalah di Eropa apakah mereka harus diterima kembali.

Baca Juga

Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Evakuasi sebelumnya dilakukan pada Oktober tahun lalu, di mana Paris memulangkan 15 perempuan dan 40 anak-anak selain Juli lalu, di mana 16 perempuan dan 35 anak di bawah umur dibawa pulang.

Kelompok terbaru yang dibawa pulang hari ini adalah dari kamp penahanan Roj di timur laut Suriah di bawah pemerintahan Kurdi, sekitar 15 kilometer (km) dari perbatasan Irak dan Turkiye. Pihak berwenang Prancis berterima kasih kepada ‘pemerintah lokal Suriah timur laut atas bantuan yang memungkinkan operasi berjalan dengan aman.

Operasi hari ini dilakukan tak lama setelah Komite Penentang Penyiksaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegur Prancis karena gagal memulangkan warga negaranya dari kamp penjara di timur laut Suriah.

Kembalinya anggota keluarga diumumkan hari ini, menyusul tekanan dari lembaga kemanusiaan, menjadikannya operasi evakuasi terbesar ketiga di Prancis.

Kelompok-kelompok hak asasi telah mendesak Prancis selama bertahun-tahun untuk mengambil kembali istri dan anak-anak dari terduga pejuang kelompok ISIS yang ditahan di kamp-kamp, ​​sejak gerakan itu digulingkan.

Tetapi pemerintah menolak repatriasi menyeluruh, mengatakan kembalinya anggota keluarga ISIS yang berpotensi teradikalisasi akan menimbulkan risiko keamanan di Prancis, yang telah mengalami gelombang serangan jihadis sejak 2015.

Sebaliknya dikatakan kasus individu akan diperiksa, yang mengarah ke repatriasi kelompok pertama dari 16 ibu dan 35 anak dari Suriah pada Juli 2022, dan selanjutnya 55 pada Oktober.

Masih ada beberapa anak yatim piatu dan beberapa ibu yang meminta untuk dipulangkan bersama anaknya, termasuk seorang perempuan penyandang disabilitas,” kata pengacara Marie Dose kepada AFP.

Martin Pradel, pengacara lain yang mewakili kerabat anak-anak Prancis di kamp tersebut, mengatakan “terlalu banyak anak” yang belum dikembalikan, “meskipun negara mereka dikutuk” karena menelantarkan mereka. “Di Suriah sedang turun salju. Beberapa anak tidur di tenda,” katanya. “Mereka semua harus segera dipulangkan,” tambahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DaeshHeadlineISISPrancissuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Mualaf asal Amerika, Masuk Islam Karena Suara Misterius
Tulisan selanjutnya Sabaa Thnaibat, Wanita Yordania Pertama Menerbangkan Jet Tempur F-16

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Opini

Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?

Opini
28 Oktober 2026 09:23
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

30 Oktober 2026 13:10
Berita

Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS

30 Oktober 2026 10:49
Berita

Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak

29 Oktober 2026 15:37
Berita

Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

29 Oktober 2026 14:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?