Hidayatullah.com–Berbeda dengan tetangganya, China, yang berjuang mati-matian mengurangi jumlah penduduk, Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin ingin rakyat negerinya memperbanyak anak.
Pemerintah akan membelanjakan 1,5 trilyun rubel atau sekitar USD53 milyar untuk memperbanyak jumlah kelahiran bayi dan meningkatkan usia harapan hidup.
Proyek demografi tersebut ingin diwujudkan Putin karena melihat jumlah penduduk Rusia yang turun hingga 6% sejak tahun 1990-an.
Putin ingin usia harapan hidup mencapai 71 tahun dan jumlah kelahiran meningkat hingga 25-30% dibanding laju pertambahan bayi di tahun 2006.
Rencana tersebut dipaparkan Putin dalam pidato di depan sidang parlemen Rusia, Duma, mengenai ekonomi menjelang pemilihan presiden Maret 2012.
Dalam kesempatan itu Putin juga menegaskan perlunya diversifikasi ekonomi Rusia di bidang ekspor energi dan mineral serta mengurangi ketergantungan ekonomi pada dunia luar.
”Kelemahan ekonomi dan kerentanan terhadap guncang dari luar menimbulkan ancaman terhadap kedaulatan nasional,” katanya seperti dikutip BBC (21/4).*