Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Permudah Pria Gay untuk Mendonorkan Darah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Januari 2023 07:48 7:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Januari 2023 06:17
Bagikan
Donor darah.
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan regulasi obat dan makanan Amerika Serikat Food and Drug Administration (FDA) mengumumkan akan mengubah peraturan saat ini supaya pria gay mudah mendonorkan darahnya.

FDA berharap perubahan peraturan ini akan membuat donasi darah semakin banyak.

“Proposal perihal asesmen risiko individu ini, tidak peduli apa gender dan orientasi seksualnya, akan memungkinkan kita untuk menggunakan sains terbaik” guna memastikan pasokan darah yang cukup dan aman, kata Komisioner FDA Robert Califf dalam sebuah pernyataan hari Jumat (27/1/2023) seperti dilansir BBC.

“Kami merasa yakin bahwa keamanan pasokan darah akan terjamin,” kata Dr Peter Marks, direktur Center for Biologics Evaluation and Research di FDA.

Peraturan yang ada saat ini mengharuskan pria gay tidak berhubungan seks dengan lelaki lain selama tiga bulan sebelum menyumbangkan darahnya.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Menurut rancangan peraturan baru, semua orang yang akan mendonorkan darahnya akan dimintai informasi perihal pasangan seksual baru atau pasangan-pasangan yang pernah berhubungan seks dengannya kurun tiga bulan terakhir dan apakah mereka melakukan hubungan lewat dubur. Apabila jawabannya ya untuk kedua pertanyaan itu, maka orang bersangkutan akan diminta untuk menunggu tiga bulan untuk mendonasikan darahnya.

Siapa saja yang positif HIV masih dilarang untuk mendonasikan darahnya.

Semua darah akan tetap melewati pemeriksaan bibit penyakit seperti HIV serta Hepatitis B dan C.

Berbagai negara melarang pria gay dan biseksual alias homoseksual untuk memberikan darah sejak tahun 1980-an guna meredam penyebaran HIV penyebab AIDS.

Pada tahun 2015, FDA mengubah larangan donor darah seumur hidup bagi homoseksual menjadi kebijakan puasa seks satu tahun.

Kebijakan terbaru kali ini masih belum akan berlaku dalam beberapa bulan mendatang, karena FDA masih akan menerima masukan publik selama 60 hari sebelum merampungkan rancangan peraturan itu.

Tahun 2022, Kanada mencabut kebijakan puasa seks tiga bulan untuk pria homoseksual yang ingin menyumbang darah. Inggris, Prancis, Yunani, Israel, Hungaria, Denmark and Brazil juga belum lama ini mencabut larangan donor darah bagi pria gay dan biseksual.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatbiseksualdonor darahFDAgayHeadlinehomoseksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panglima TNI Berterima Kasih kepada Pesantren, Ulama, dan Kiai
Tulisan selanjutnya Gegara Emoji Leopard Kementerian Luar Negeri Jerman Ditegur Uni Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?