Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jurnalis Iraq Tidak Menyesal Melempar Sepatu ke Presiden AS George W Bush

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2023 09:26 9:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2023 09:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jurnalis Iraq Muntazer al-Zaidi, yang sempat menghebohkan dunia dengan aksinya melempar sepatu ke arah Presiden AS George W Bush pada 2008 sebagai protes atas invasi pasukan Amerika Serikat ke Iraq, mengaku tidak menyesal dan masih memendam amarah.

“Orang-orang yang sama yang masuk (ke pemerintahan) 20 tahun lalu bersama dengan penjajah (pasukan AS) masih berkuasa meski gagal dan korupsi. Amerika Serikat tahu betul bahwa mereka membawa politisi-politisi palsu,” katanya kepada Reuters, sambil mengenang tindakannya pada tahun 2008 saat konferensi pers Bush di Baghdad, untuk menunjukkan kemarahannya atas korupsi dan kekacauan yang terjadi di Iraq menyusul invasi pasukan asing pimpinan AS pada 2003 dengan dalih menyingkirkan Saddam Hussein karena membuat senjata pemusnah massal, tuduhan yang sebenarnya palsu.

Bush, yang kala itu berdiri di samping Perdana Menteri Iraq Nuri al-Maliki, berhasil menghindari sebuah sepatu yang melayang ke arahnya. Melempar alas kaki ke arah seseorang merupakan penghinaan kelas berat menurut budaya masyarakat Arab.

“Ini salam perpisahan dari rakyat Iraq, anjing kamu!” teriak Zaidi sambil melemparkan sepatu ke arah Bush sebelum petugas keamanan meringkusnya.

Menanggapi insiden itu, kala itu Bush berkata tindakan tersebut merupakan cara yang dilakukan orang untuk menarik perhatian.

Baca Juga

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Zaidi, yang menjalani hukuman enam bulan penjara karena menyerang kepala negara asing yang sedang berkunjung, pergi ke Lebanon setelah dibebaskan. Namun, dia pulang ke Iraq untuk mencalonkan diri sebagai anggota parlemen dalam pemilu 2018 dengan misi mulai memberantas korupsi yang merajalela. Sayang, keberuntungan belum berpihak kepadanya.

Sebagaimana diketahui, usai Saddam digulingkan dan dihukum gantung dengan disaksikan para tokoh Syiah Iraq, Washington memasang para politisi Syiah untuk menduduki pemerintahan lewat pemilu yang diatur sedemikian rupa. Sejak itu politisi-politisi Syiah sokongan AS itu bercokol di Baghdad dan mendapatkan sokongan besar dari rezim Syiah Iran. Namun, bukannya membangun negaranya mereka justru berlomba-lomba memperkaya diri dan gila kekuasaan.

Kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Iraq di era Saddam Hussein, yang dicap diktator tukang perang itu, justru secara umum lebih baik dibandingkan era pemerintahan politisi Syiah Iraq boneka AS saat ini.

“Anda merasakan kepahitan saat melihat penderitaan orang 24 jam sehari,” kata Zaidi seperti dikutip Reuters Selasa (14/3/2023).

Dia menambahkan bahwa dirinya akan terus berkampanye melawan korupsi dan tidak pernah menyesal telah melemparkan sepatunya ke Bush.

“Adegan itu merupakan bukti bahwa suatu hari orang sederhana mampu mengatakan tidak kepada orang yang sombong itu yang memiliki segala kekuatan, tirani, senjata, media, uang, dan otoritasnya, dan untuk mengatakan bahwa Anda (Bush) salah,” tegas Zaidi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headline
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantu Kaum Dhuafa, Qatar Turunkan Harga Bahan Pokok Mulai Sekarang Hingga Akhir Ramadhan
Tulisan selanjutnya Pemkab Batang Larang Petasan, Bolehkan Warung Makan Buka Selama Ramadhan, Tapi…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?