Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Humza Yousaf Terpilih jadi Muslim Pertama dan Berlatar Belakang Asia Memimpin Skotlandia

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Maret 2023 14:06 2:06 pm
Ahmad
Dipublikasikan 28 Maret 2023 14:04
Bagikan
Partai Nasional Skotlandia (SNP) telah memilih Humza Yousaf untuk memimpin Skotlandia
Bagikan

Hidayatullah.com—Partai Nasional Skotlandia (SNP) telah memilih Humza Yousaf untuk memimpin Skotlandia. Yousaf terpilih menjadi pemimpin Skotlandia untuk menggantikan posisi Nicola Sturgeon di SNP pada Senin (27/3/2023).

Diberitakan AFP, Yousaf dipastikan menjadi Menteri Utama Skotlandia setelah meraih 52 persen suara dalam pemilihan Partai Nasional Skotlandia (SNP).

Hal ini menjadikan Humza Yousaf sebagai Muslim pertama dan orang berlatar belakang Asia Selatan yang memimpin pemerintahan Skotlandia.

Dengan kemenangan tersebut, pria berusia 37 tahun itu bakal menjadi pemimpin termuda di wilayah itu. Yousaf mengalahkan dua rivalnya di SNP, yakni Kate Forbes dan Ash Regan dalam kontes kepemimpinan yang mengungkap perpecahan mendalam di tubuh partai.

Dia dikukuhkan sebagai pemimpin etnis minoritas pertama setelah pemungutan suara di Parlemen Skotlandia di Holyrood. Yousaf mengatakan “merasa terhormat” dipercaya oleh anggota SNP setelah memenangkan pemilihan.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

“Sulit bagi saya untuk menemukan kata-kata untuk menggambarkan betapa terhormatnya saya dipercaya oleh anggota SNP kami untuk menjadi pemimpin partai berikutnya dan menjadi menteri pertama negara kami berikutnya,” ujarnya dikutip The Mirror.

Dia bersumpah untuk meremajakan kebijakan khasnya untuk mengejar kemerdekaan bagi Skotlandia yang terhenti dalam beberapa bulan terakhir.

Pria keturunan Pakistan-Kenya yang sempat menjabat menteri kesehatan dalam kabinet Sturgeon akan menjadi menteri pertama termuda sejak devolusi menciptakan parlemen Skotlandia pada 1999, menjadikannya orang kulit berwarna pertama dan Muslim pertama yang memimpin negara berpenduduk 5,5 juta orang itu.

“Kita semua harus bangga dengan kenyataan bahwa hari ini kami telah mengirimkan pesan yang jelas bahwa warna kulit Anda, atau keyakinan Anda, bukanlah penghalang untuk memimpin negara yang kita semua sebut sebagai rumah,” kata Yousaf setelah memenangkan pemilihan kepemimpinan SNP.

Ia menjanjikan menjadi pemimpin “untuk seluruh warga Skotlandia”. “Kami akan menjadi generasi yang memberikan kemerdekaan bagi Skotlandia,” katanya dalam pidato kemenangannya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineHumza YousafMuslim AsiaPartai Nasional SkotlandiaskotlandiaSNP
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 20 Jamaah Umrah Meninggal dalam Perjalanan Menuju Makkah Akibat Kecelakaan Bus
Tulisan selanjutnya Kuwait akan Beri Sanksi Warga dan Ekspatriat yang Makan dan Minum di Depan Umum selama Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?