Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Senangkan Hewan Sebelum Dikorbankan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Mei 2023 17:59 5:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Mei 2023 19:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ahad, 21 Mei 2023. Masjid Istiqamah bekerjasama dengan Komunitas Juru Sembelih Halal (JULEHA) memulai pelaksanaan pelatihan intensif Juru Sembelih Halal yang diisi oleh Yusuf SZ As-Shidiq selaku Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) JULEHA Jawa Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Tafsir Masjid Istiqamah ini diikuti puluhan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Kota Bandung dan sekitarnya, seperti dari Cimahi, Padalarang, juga Soreang sengaja datang ke Masjid Istiqamah guna mengikuti pelatihan ini.

Pada pertemuan perdanan ini, Yusuf yang berprofesi sebagai juru sembelih, menyampaikan bahwa selain tidak dizalimi, hewan qurban juga perlu disenangkan oleh juru sembelih dan orang-orang yang ada di sekitar tempat penyembelihan.

Salah satu cara untuk memnyenangkan hewan qurban adalah dengan diberikan minum. Ia menjelaskan betapa senangnya hewan saat diberikan air minum sehingga hewan qurban pun akan lebih tenang serta lebih mudah untuk dituntun dan dikendalikan.

Selain itu pemberian minum pada hewan bermanfaat untuk memudahkan proses Skinning atau proses pembukaan kulit hewan setelah disembelih, karena kulit menjadi tidak terlalu lengket pada daging hewan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berlawanan dengan pemberian air minum, untuk menyenangkan hewan yang akan disembelih, hewan perlu dipuasakan dari makanan sekurangnya 12 jam sebelum disembelih. Yusuf menyampaikan hal ini juga mengingatkan kepada para panitia qurban agar tidak memberikan rumput kepada hewan qurban beberapa jam sebelum hewan disembelih.

Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan bahwa hewan qurban adalah hewan jenis koloni, oleh karena itu mereka akan merasa senang jika dikumpulkan dengan hewan-hewan sejenisnya.

Adapun mencampurkan hewan qurban seperti sapi dan domba pada satu tempat akan membuat hewan tersebut resah dan stress karena mereka merasa asing satu sama lainnya. Lebih baik lagi jika hewan ditempatkan bersamaan dengan hewan yang serupa jenisnya, misal sapi bali ditempatkan bersama sapi bali lainnya, sapi PO ditempatkan bersama sapi PO lainnya, dan begitu juga jenis sapi dan domba lainnya.

Kemudian, Yusuf yang juga owner Nasi Kebuli Bandung ini memaparkan bahwa hewan qurban punya sensitifitas pada beberapa warna, yaitu warna merah, hijau, dan biru. Terhadap warna-warna ini hewan qurban merasa terganggu sehingga membuat mereka hendak menyerang atau menghindar dari warna-warna tersebut. Oleh karena itu ia menyarankan agar Juru Sembelih juga orang-orang yang membantunya agar menggunakan pakaian yang berwarna netral atau gelap pada saat pelaksanaan penyembelihan.

Selain memiliki sensitifitas soal warna, hewan qurban juga sensitif pada suara-suara, oleh karena itu Yusuf menjelaskan agar di tempat penyembelihan tidak terlalu berisik, termasuk berisik juga menyuarakan takbir dengan keras-keras kepada hewan yang akan disembelih. Ia memaparkan bahwa sebaiknya takbir yang keras dilantunkan setelah hewan itu tersembelih, bukan sebelum hewan tersembelih. Adapun jika sebelum disembelih cukup bertakbir dengan suara yang pelan dan tanpa pengeras suara.

Berbicara teknis proses penyembelihan, Yusuf menyampaikan bahwa setelah dirobohkan, setiap hewan akan tenang dalam 30 detik sampai dua menit, dan pada waktu-waktu inilah sebaiknya hewan disembelih. Karena itu, kebiasaan masyarakat yang membacakan nama pequrban sebelum penyembelihan, menurutunya baik dilakukan sebelum hewan dirobohkan.

Pertemuan perdana pelatihan intensif yang dimulai dari jam 9 pagi akhirnya selesai tepat menjelang azan ashar berkumandang, nampak semua peserta antusias dengan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan seputar pelaksanaan penyembelihan hewan qurban yang mereka lakukan sebelum-sebelumnya di tempat masing-masing. Hingga kemudian sesi tanya jawab dan pelatihan diakhiri dengan penyerahan beberapa hadiah dari panitia dan pelatih kepada beberapa orang peserta terpilih.

Mustajab, salah seorang peserta dari Kiaracondong, Bandung yang juga berperan sebagai juru sembelih selama saat idul adha beberapa tahun terakhir ini merasa senang dengan penjelasan Yusuf dan juga merasa penasaran terhadap materi lanjutan dari pelatihan intensif ini. Ia mengaku sangat ingin mempelajari serta membetulkan cara penyembelihannya juga cara untuk menajamkan pisau sembelih yang benar agar pisau benar-benar tajam dan proses penyembelihan bisa dilakukan dengan cepat.*/Asrul Kautsar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bandungJULEHAjuru sembelih halalQurban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Panggil Duta Besar Swiss karena Mengkritik Eksekusi Mati Demonstran
Tulisan selanjutnya Capres Sinan Ogan Dukung Erdogan di Pilpres Turki Putaran Kedua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?