Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Selama Enam Bulan, ada Sebanyak 684 Orang Positif HIV di Jakarta Pusat 

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2023 22:37 10:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Oktober 2023 23:15
Bagikan
Plt Sekretaris Komisi Bantuan AIDS (KPA) Kota Administrasi Jakarta Pusat Asdirwati Ali
Bagikan

Hidayatullah.com—Penderita HIV/AIDS di Jakarta Pusat (Jakpus) selama periode Januari-Juni 2023 sebanyak 684 orang dan untuk itu tetap diperlukan tindakan pencegahan, penjangkauan, pendampingan, untuk menjaga tes secara bersama-sama dengan pihak-pihak terkait agar mata penyakit dapat terputus.

“Kasus HIV/AIDS di Jakarta Pusat dari Januari hingga Juni 2023, yang datang ke dinas untuk memeriksa sendiri 32.772. Setelah diperiksa, itu positif untuk 684 orang,” kata Plt Sekretaris Komisi Bantuan AIDS (KPA) Pemerintah Jakarta Pusat Asdirwati Ali dalam Jpodcast Episode 66 di Jakarta, Selasa (17/10/2023) dikutip laman Antara News.

HIV/AID adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga dapat melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit (human immunodeficiency virus/HIV) sehingga jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh tidak lagi mampu melawan infeksi yang masuk (acquired immune deficiency syndrome/AIDS). Dari 684 orang, pada gilirannya, 633 telah mengakses antiretroviral (ARV).

ARV adalah pengobatan HIV dan AIDS untuk mengurangi risiko penularan HIV, menghambat memburuknya infeksi oportunistik, meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV dan menurunkan jumlah virus dalam darah menjadi tidak terdeteksi.

ARV atau pengobatan untuk menidurkan virus adalah 633 orang. Sejauh ini obat ARV yang digunakan untuk pengobatan HIV di Indonesia sendiri memiliki tiga kelompok utama yaitu, NRTI (nucleoside reverse transcriptase inhibitor) pertama, seperti: Zidovudin, Lamivudin, Abacavir, Tenofovir, Didanosine dan Emtricitabine.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Kedua, NNRTI (non-nucleoside reverse transcriptase inhibitor), seperti: Evafirenz, Nevirapin dan Rilpivirin dan PI Ketiga (Protease Inhibitor), seperti: Lopinavir/Ritonavir.

KPA Jakpus sendiri memiliki tujuan untuk mengaktifkan penanggulangan HIV/AIDS dalam melindungi masyarakat dan memutus rantai penularan penyakit.  “Melalui pencegahan intensif, komprehensif, terintegrasi, dan terkoordinasi, penanggulangan kepada semua masyarakat, termasuk komunitas berisiko tinggi, rentan, dan berisiko tulang rawan atau Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” jelasnya.

 Tidak hanya dengan Dinas Kesehatan, KPA Jakpus juga bekerja sama dengan Masyarakat Swadaya Society (LSM) serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah penjangkauan dan penghidupan dalam memerangi HIV/AIDS.

“Di Jakarta Pusat pengerjaan LSM tahun 2023 kurang lebih 10-12 LSM,” katanya.

Puluhan LSM tersebut berkolaborasi dengan KPA dalam pencegahan, penjangkauan, pendampingan, untuk mempertahankan tes HIV bersama dengan komisi tersebut.

Asdirwati mengungkapkan, KPA Jakpus turut mendukung gagasan Fast Track Ending AIDS 2030 yang diusulkan oleh pemerintah federal, yaitu mencari jalan pintas dalam memerangi HIV/AIDS dengan target pada tahun 2030 tidak ada lagi penularan baru.

“Kita harus berkoordinasi, berkolaborasi, dan menemukan inovasi baru agar target Fast Track Ending AIDS 2030 dapat tercapai,” katanya.

Langkah KPA Jakpus adalah bekerja sama dengan sejumlah unit terkait, termasuk Dinas Kesehatan, LSM, komunitas Aids Care Citizens (WPA), serta Pusat Informasi dan Konsultasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PIK) dalam memerangi HIV/AIDS.

“Mudah-mudahan pada tahun 2030, rantai penularan telah putus,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HIV/AIDSJakarta Pusatpencegahanpendampinganpenjangkauan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agrokultural Markaz Syariah Habib Rizieq, Ramadhan HRS: Hanya Orang Bodoh yang Ikut Salahkan Hamas Berperang Melawan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Sebagai ‘Penjaga Umat”, MUI Berencana Bentuk Perwakilan Luar Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?