Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Es Mencair di Puncak Gunung Rakyat Swiss Setuju Pangkas Emisi Karbon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Juni 2023 14:08 2:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Juni 2023 14:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rakyat Swiss memberikan dukungannya terhadap rancangan undang-undang iklim baru yang akan memangkas penggunaan bahan bakar fosil dan mencapai target nol emisi karbon pada 2050, sementara mereka melihat salju di puncak-puncak gunung mencair.

Pemerintah mengatakan negara perlu melindungi keamanan energi dan lingkungannya, karena gletser mencair dengan cepat di Pegunungan Alpen Swiss.

Undang-undang tersebut akan menuntut perpindahan dari ketergantungan pada bahan bakar minyak dan gas impor menuju penggunaan sumber-sumber energi terbarukan.

Hasil referendum hari Ahad (18/6/2023) menunjukkan 59,1% pemilik suara mendukung RUU tersebut. Partisipasi masyarakat dalam referendum itu sekitar 42%.

Hampir semua partai besar Swiss mendukung RUU tersebut, kecuali politisi sayap kanan dari Partai Rakyat Swiss (SVP), yang memicu dilakukannya referendum setelah mereka menolak usulan pemerintah.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Para penentang berpendapat langkah-langkah dalam RUU itu justru akan mendorong naik harga energi.

Swiss mengimpor sekitar tiga perempat energinya, dengan semua minyak dan gas alam yang dikonsumsi berasal dari luar negeri.

RUU itu menjanjikan dukungan finansial 2 miliar franc Swiss ($2,2 miliar) selama satu dekade untuk mempromosikan peralihan dari energi minyak dan gas ke sumber alternatif yang dianggap lebih ramah iklim. Dana 1,2 miliar franc Swiss juga disediakan untuk mendorong inovasi hijau di kalangan bisnis, lapor BBC.

Langkah di atas diambil karena gletser di Pegunungan Alpen berisiko menipis diakibatkan kenaikan suhu karena perubahan iklim. Alpen Swiss sudah kehilangan sepertiga volume esnya antara tahun 2001 dan 2022.

Pakar geologi ternama Swiss Matthias Huss, menyambut baik hasil referendum tersebut. “Senang sekali argumen sains tentang iklim didengar,” ujarnya di Twitter.

Anggota parlemen dari Partai Sosialis Valerie Piller Carrard mengatakan itu adalah “langkah penting bagi generasi mendatang”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:perubahan iklimSaljuswiss
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz Gerebek Markas KKB, OPM Menantang Aparat!
Tulisan selanjutnya Tiga Warga Palestina Jadi Martir Dalam Serbuan Israel Usai Shalat Subuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?